By

SKUP ARSITA

Perkenalkan nama saya Arsita Kissanda Ratna puri , biasa dipanggil Arsita, Saya lahir di Boyolali, 08 Februari 1996. Saat ini saya bekerja sebagai Customer service XL AXIATA, saya adalah mahasiswi S1 Sistem Informasi , konsentrasi Komputer Akuntansi di Perguruan Tinggi Raharja. Pada semester 6 ( Enam ) ini saya mengikuti matakuliah Jaringan Komputer  yang di ajar oleh Bapak Dendy Jonas M.Kom

Dan berikut adalah assigment yang telah saya kerjakan

ASSIGMENTSTATUSDUE DATEGRADE
STUDENT AGGREMENTDONE17 FEBRUARI 2018A+
KUESIONER AKADEMIKDONE17 FEBRUARI 2018A+
CREATE SKUPDONE17 FEBRUARI 2018A+
ASSIGMENT CHAPTER 1DONE10 MARET 2018A+
ASSIGMENT CHAPTER 2DONE23 MARET 2018A+
COMMENT PERTEMUAN 3DONE23 MARET 2018A+
TUGAS PAPER PERTEMUAN 3DONE23 MARET 2018A+
COMMENT PERTEMUAN 4DONE23 MARET 2018A+
ESSAY CHAPTER 4DONE23 MARET 2018A+
COMMENT PERTEMUAN 5DONE23 MARET 2018A+
Essay Pertemuan 5Done23 April 2018A+
Tugas pertemuan 8Done15 April 2018A+

By

Essay Chapter 5

Pertanyaan :

  1. Jelaskan Apa Fungsi dari Subnetting pada Jaringan Komputer.
  2.  Lakukan perhitungan subnetting calculation terhadap IP 192.168.1.0/23
    1. Jumlah Host per subnet
    2. Jumlah Subnet
    3. Blok Subnet yang dapat digunakan
    4. Host pertama masing-masing subnet
    5. Host terakhir masing-masing subnet
    6. Broadcast Address masing-masing subnet
  3. Lakukan pembagian subnetting yang efisien terhadap topologi berikut

Tentukanlah Pembagian IP Address yang tepat untuk network berikut,

Gunakan alamat 204.15.5.0, kebutuhan minimum 14 host dan maximum

28 host

Satus :

100% Tercapai

Keterangan :

Saya sudah mengerjakan tugas tersebut dengan sangat maksimal

Bukti :

1. Fungsi dari Subnetting pada Jaringan Komputer

  1. Mempercepat pengiriman data
  2. Memudahkan pengaturan / management alamat
  3. Membagi satu kelas network atas sejumlah subnetwork dengan arti membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
  4. Menempatkan suatu host, apakah berada dalam suatu jaringan atau tidak
  5. Penggunaan IP address yang lebih efisien.

2. Perhitungan subnetting calculation terhadap IP 192.168.1.0/23

– Jumlah subnet = 2x, 27 = 128 subnet
– Jumlah Host per Subnet = 2y-2, 29-2 = 510 host
– Blok Subnet = 256 – 254 (nilai oktet terakhir) = 2 (0,2,4,6,8,10,12,14,16,s/d 256)
– Host pertama masing-masing subnet : 192.168.0.0
– Host terakhir masing-masing subnet : 192.168.1.255
– Broadcast Address masing-masing subnet : 192.168.1.255

3. Pembagian IP Address yang tepat untuk network berikut,

NetA: 204.15.5.0/27 host address range 1 to 30

NetB: 204.15.5.32/27 host address range 33 to 62

NetC: 204.15.5.64/27 host address range 65 to 94

NetD: 204.15.5.96/27 host address range 97 to 126

NetE: 204.15.5.128/27 host address range 129 to 158

By

Essay Chapter 4

Pertanyaan :

 

Tentukan Network ID dan Host ID pada IP address berikut serta tentukan nilai
binernya :

  • 101.244.12.12 =
  • 212.12.11.5 =
  • 125.122.111.5 =
  • 175.45.5.6=
  • 196.123.32.1=

Status : 100% Tercapai

Keterangan : Saya sudah mengerjakan dengan maksimal

Bukti :

101.244.12.12 = Network Id : 101 Host Id : 244.12.12 (Jadi IP disamping mempunyai host dengan nomer 244.12.12 pada jaringan 101) Kelas A (Biner : 01100101.11110100.00001100.00001100)

212.12.11.5 = Network Id : 212.12.11 Host Id : 5 (Jadi IP disamping mempunyai host dengan nomer 5 pada jaringan 212.12.11) Kelas C (11010100.00001100.00001011.00000101)

125.122.111.5 = Network Id : 125 Host Id : 122.111.5 (Jadi IP disamping mempunyai host dengan nomer 122.111.5 pada jaringan 125) Kelas A (01111101.01111010.01101111.00000101)

175.45.5.6 = Network Id : 175.45 Host Id : 5.6 (Jadi IP disamping mempunyai host dengan nomer 5.6 pada jaringan 175.45) Kelas B (10101111.00101101.00000101.00000110)

196.123.32.1 = Network Id : 196.123.32 Host Id : 1 (Jadi IP disamping mempunyai host dengan nomer 1 pada jaringan 196.123.32) Kelas C (11000100.01111011.00100000.00000001)

By

TUGAS PAPER PERTEMUAN 3

Pertanyaan :

  1. Berikan komentar mengenai materi pertemuan 3 pada website ilearning
  2. Tugas mandiri untuk mahasiswa untuk membuat Paper yang harus berisi ke 3 (Tiga) subject berikut
  • Masing – masing layer yang ada pada OSI Model menurut pemahaman mahasiswa beserta contohnya          dalam  dunia networking
  • Pendapat anda masing – masing mengenai kekurangan dan kelebihan dari masing – masing layer pada OSI        Model
  • Perbandingan antara OSI Model dan TCP Model

Status : 100% Tercapai

Keterangan : Saya sudah mengerjakan tugas dengan sangat maksimal

Bukti :

1.Pada pertemuan ketiga ini membahas mengenai OSI 7 Layer. saya cukup paham dengan materi ini, OSI merupakan salah satu model umum yang digunakan dalam membangun sebuah jaringan. OSI memiliki 7 Layer dan memiliki fungsi masing-masing disetiap Layernya,oleh karena itu disebut OSI Layer. tujuannya dibuat lapisan-lapisan yaitu agar setiap data pada sebuah jaringan bisa melewati later tersebut dan akhirnya bisa saling terkoneksi.

 

2.

Penjelasan Masing-masing Layer
Berikut ini adalah penjelasan dari fungsi masing-masing layer OSI yang telah disebutkan di atas :Physical Layer
Physical layer adalah layer OSI yang terletak di paling bawah. Physical layer bertugas mendefinisikan media transmisi jaringan ke media fisik serta membawa sinyal ke layer yang lebih tinggi.Phyical layer memberikan hal berikut :

Data encoding (bagaimana merepresentasikan binari 1, menerima dan mengelola bit)
Physical medium attachment (mengakomodasi kemungkinan dalam berkomunikasi dengan media tertentu)
Transmission technique (transmisi digital atau analog)
Physical medium transmission (mentransmisikan bits sebagai electrical atau optical signal ke media fisik)

Data Link Layer
Layer kedua dari 7 layer OSI adalah data link layer. Layer ini bertugas untuk mengaktifkan dan mengakhiri link logical di antara dua node.Selain itu Data link layer juga bertugas mengontrol frame dan memanage akses dari media tertentu, misalnya apakah suatu node memiliki hak untuk menggunakan media fisik.Network Layer
Network layer bertugas untuk melakukan kontrol terhadap pengalamatan subnet. Network layer juga yang memutuskan path mana yang harus digunakan sesuai keadaan jaringan, prioritas layanan, dan faktor-faktor lain.
Selain itu Network layer juga melakukan frame fragmentation, logical-physical address mapping, dan penghitungan penggunaan subnet.

Transport Layer
Transport layer bertugas untuk memastikan pesan yang dikirim bebas dari error. Sesuai namanya, transport layer yang mengelola ketika ada pesan yang hendak dikirim di dalam suatu jaringan.

Transport layer melakukan hal berikut :

Message segmentation (memecah pesan menjadi bagian-bagian kecil).
Message acknowledgement (memberikan pengiriman pesan yang reliable).
Message traffic control.
Session multiplexing.
Session Layer
Session layer bertugas menetapkan dan mengakhiri session (sesi) di antara dua host yang sedang berkomunikasi. Tugas Session layer :
Session establishment, maintenance, and termination.
Session support (memberikan security, logging, dsb).
Presentation Layer
Presentation layer bertuhas untuk menyajikan data kepada Application layer. Presentation layer ini ibarat sebagai translator dari sebuah jaringan.Presentation layer bertugas untuk melakukan :
Character code translation (misalnya ASCII ke EBCDIC).
Data conversion: (bit order, CR-CR/LF, integer-floating point, dsb).
Data compression: mengurangi jumlah bit yang harus ditransmisikan ke jaringan.
Data encryption: encrypt data untuk keamanan (misalnya password encryption).
Application Layer
Application layer berfungsi sebagai interface untuk user dan proses aplikasi untuk mengakses layanan jaringan.Fungsi yang diberikan di Application layer di antaranya :
Resource sharing and device redirection.
Remote file access.
Remote printer access.
Inter-process communication.
Network management.
Directory services.
Electronic messaging (such as mail).
Network virtual terminals
Kelebihan dan Keunggulan para Protokol

TCP/IP
Kelebihan :

Open Protokol Standar.

Independen terhadap perangkat keras komputer, sistemoperasi dan lain-lain. Ideal untuk menyatukan mesin-mesindengan perangkat keras dan lunak yang berbeda walaupun tidak terhubung internet.
Tidak tergantung pada perangkat keras jaringan tertentu. Sehingga cocok untuk berbagai macam jaringan.
Cara pengalamatan bersama, memungkinkan device TCP /IP mengidentifikasi secara unik device yang lain diseluruhjaringan walaupun ia merupakan jaringan global (dunia).
Protokol level tinggi yang di standarkan untuk konsistensi, sehingga menyediakan servis user yang luas.
Kekurangan:

Memungkinkan buffer overflow attack.

Memungkinkan terjadinya denial of service.
Model ini tidak membedakan dengan jelas antara konsep layanan, interface, dan protokol.
Model TCP/IP tidak bersifat umum dan tidak bisa menjelaskan suatu protokol selain TCP/IP itu sendiri.
Link layer yang ada dalam model TCP/IP sebenarnya bukanlah layer seperti layer dalam istilah yang normal dalam konteks protokol layer.
Model TCP/IP tidak dapat membedakan antara layer physical dengan layer data link.
Walaupun protokol TCP dan IP dirasa sangat baik dalam implementasinya, tetapi produk protokol turunan dari model ini sebenarnya bersifat ad hoc (khusus), pada umumnya produk protokol turunan tersebut adalah kreasi para mahasiswa yang dilakukannya hingga merasa bosan.
OSI
Kelebihan :

Memberikan bahasa dan referensi yang sama antar sesama professional jaringan.

Membagi tugas jaringan ke dalam layer-layer logis demi kemudahan dalam pemahaman.
Memberikan keleluasaan fitur-fitur khusus pada level-level yang berbeda.
Memudahkan dalam troubleshooting.
Mendorong standard interoperability antar jaringan dan piranti.
Memberikan modularity dalam fiturfitur jaringan (developer dapat mengubah fitur-fitur tanpa mengubah dengan cara pendekatan keseluruhan).
Kekurangan :

Layer-layer OSI adalah teoritis dan dalam penerapannay belum tentu melakukan fungsi yang sesungguhnya.

Implementasi suatu protocol tertentu bisa tidak mewakili setiap layer OSI (atau bisa tersebar di beberapa layer).
Hybrid
Kelebihan :

Hybrid lebih Fleksibilitas.

Menambah koneksi perangkat lainnya adalah mudah, karena node baru dan / atau periferal dapat dihubungkan ke topologi dan kata topologi dapat dihubungkan dengan topologi hybrid dengan mudah.
Kekurangan :

Pengelolaan sulit.

Biaya mahal dibanding topologi lainnya.
Instalasi dan konfigurasi topologi sulit.
Perbandingan model OSI layer dengan TCP/IP
Perbedaan dan Persamaan OSI LAYER dan TCP/IP
TCP/IP atau Transmission Control Protocol/Internet Protocol adalah model jaringan yang digunakan untuk komunikasi data dalam proses tukar-menukar informasi di internet. Sedangkan OSI Model atau Open System Interconnection Model adalah sebuah model jaringan yang dikembangkan secara resmi oleh International Standart Organization untuk melakukan sebuah standarisasi proses pembentukan jaringan yang sebelumnya dimiliki oleh masing-masing vendor pembuat jaringan komputer. Kedua model tersebut bertujuan untuk melakukan standarisasi pengggunaan jaringan.

Perbedaan antara model OSI dan TCP/IP antara lain :

OSI layer memiliki 7 buah layer, dan TCP/IP hanya memiliki 4 Layer.

TCP/IP layer merupakan “Protocol Spesific”, sedangkan OSI Layer adalahProtocol Independen.3.
Layer teratas pada OSI layer, yaitu application, presentation, dan sessiondirepresentasikan kedalam 1 lapisan Layer TCP/IP,yaitu layer.
Semua standard yang digunakan pada jaringan TCP/IP dapat diperoleh secaracuma-cuma dari berbagai komputer di InterNet, tidak seperti OSI.
Perkembangan ISO/OSI tersendat tidak seperti TCP/IP.
Untuk jangka panjang, kemungkinan TCP/IP akan menjadi standart dunia jaringankomputer, tidak seperti OSI.
OSI mengembangkan modelnya berdasarkan teori, sedangkan TCPmengembangkan modelnya setelah sudah diimplementasikan.
TCP/IP mengombinasikan presentation dan session layer OSI ke dalam applicationlayer.
TCP/IP mengombinasikan data link dan physical layers OSI ke dalam satu layer.
TCP/IP lebih sederhana dengan 4 layer.
TCP/IP lebih kredibel karena protokolnya. Tidak ada network dibangun dengan protokol OSI,walaupun setiap orang menggunakan model OSI untuk memandu pikiran mereka.
Persamaan antara model OSI dan TCP/IP antara lain :

1) Keduanya memiliki layer (lapisan).
2) Sama – sama memiliki Application layer meskipun memiliki layanan yang berbeda.
3) Memiliki transport dan network layer yang sama.
4) Asumsi dasar keduanya adalah menggunakan teknologi packet switching.
5) Dua-duanya punya transport dan network layer yang bisa diperbandingkan.
6) Dua-duanya menggunakan teknologi packet-switching, bukan circuit-switching ( Teknologi Circuit-Switching digunakan pada analog telephone).
7) TCP/IP layer merupakan “Protocol Spesific”, sedangkan OSI Layer adalah “Protocol Independen”

OSI LAYER :

Physical Layer.
Ini adalah layer yang paling sederhana yang berkaitan dengan electrical (dan optical) koneksi antar peralatan. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card adalah berada pada layer ini.
Fungsi physical layer antara lain :Untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.2. Data-link layerLayer ini sedikit lebih “cerdas” dibandingkan dengan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high-level, layer data link bertanggung-jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical. Akan mengirimkan frame (blok dari data) melalui suatu network. Ethernet (802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4) dan Tokenring (802.5) adalah protocol pada layer Data-link.Fungsi data-link layer antara lain:
Untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
3. Network Layer
Tugas utama dari layer network adalah menyediakan fungsi routing sehingga paket dapat dikirim keluar dari segment network lokal ke suatu tujuan yang berada pada suatu network lain. IP, Internet Protocol, umumnya digunakan untuk tugas ini. Protocol lainnya seperti IPX, Internet Packet eXchange. Perusahaan Novell telah memprogram protokol menjadi beberapa, seperti SPX (Sequence Packet Exchange) & NCP (Netware Core Protocol). Protokol ini telah dimasukkan ke sistem operasi Netware.

Fungsi network layer antara lain:
Untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.

4. Transport Layer
Layer transport data, menggunakan protocol seperti UDP, TCP dan/atau SPX (Sequence Packet eXchange, yang satu ini digunakan oleh NetWare, tetapi khusus untuk koneksi berorientasi IPX). Layer transport adalah pusat dari mode-OSI. Layer ini menyediakan transfer yang reliable dan transparan antara kedua titik akhir, layer ini juga menyediakan multiplexing, kendali aliran dan pemeriksaan error serta memperbaikinya.
Fungsi transport layer antara lain:
Untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.

5. Session Layer
Layer Session, sesuai dengan namanya, sering disalah artikan sebagai prosedur logon pada network dan berkaitan dengan keamanan. Layer ini menyediakan layanan ke dua layer diatasnya, Melakukan koordinasi komunikasi antara entiti layer yang diwakilinya. Beberapa protocol pada layer ini: NETBIOS: suatu session interface dan protocol, dikembangkan oleh IBM, yang menyediakan layanan ke layer presentation dan layer application. NETBEUI, (NETBIOS Extended User Interface), suatu pengembangan dari NETBIOS yang digunakan pada produk Microsoft networking, seperti Windows NT dan LAN Manager. ADSP (AppleTalk Data Stream Protocol). PAP (Printer Access Protocol), yang terdapat pada printer Postscript untuk akses pada jaringan AppleTalk.
Fungsi session layer antara lain:
Untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. Dan juga mengendalikan dialog antar aplikasi.

6. Presentation Layer
Layer presentation dari model OSI melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe pada syntax sistem. Sebagai contoh, suatu koneksi antara PC dan mainframe membutuhkan konversi dari EBCDIC character-encoding format ke ASCII dan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Kompresi data (dan enkripsi yang mungkin) ditangani oleh layer ini.
Fungsi presentation layer antara lain:
Untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).

7. Aplication Layer
Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.
Fungsi application layer antara lain:
Sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
Model TCP/IP

TCP/IP :
TCP/IP protocol suite terdiri dari 4 layers: Applikasi, Transport, Internetwork, dan network interface. Layer tersebut dapat dilihat sebagai hirarki seperti di bawah ini

1. Physical Layer
Physical layer mendefinisikan karakteristik yang dibutuhkan hardware untuk membawa sinyal data transmisi. Hal hal seperti level tegangan, nomor dan lokasi pin interface, didefinisikan pada layer ini.

2. Network Access Layer
Protokol pada layer ini menyediakan media bagi system untuk mengirimkan data ke device lain yang terhubung secara langsung. Dalam literatur yang digunakan dalam tulisan ini, Network Access Layer merupakan gabungan antara Network, Data Link dan Physical layer. Fungsi Network Access Layer dalam TCP/IP disembunyikan, dan protokol yang lebih umum dikenal (IP, TCP, UDP, dll) digunakan sebagai protokol-level yang lebih tinggi.
Fungsi dalam layer ini adalah mengubah IP datagram ke frame yang ditransmisikan oleh network, dan memetakan IP Address ke physical address yang digunakan dalam jaringan. IP Address ini harus diubah ke alamat apapun yang diperlukan untuk physical layer untuk mentransmisikan datagram.
3. Internet Layer
Diatas Network Access Layer adalah Internet Layer. Internet Protocol adalah jantung dari TCP/IP dan protokol paling penting pada Internet Layer (RFC 791). IP menyediakan layanan pengiriman paket dasar pada jaringan tempat TCP/IP network dibangun. Seluruh protokol, diatas dan dibawah Internet layer, menggunakan Internet Protokol untuk mengirimkan data. Semua data TCP/IP mengalir melalui IP, baik incoming maupun outgoing, dengan mengabaikan tujuan terakhirnya.

4. Transport Layer
Dua protokol utama pada layer ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). TCP menyediakan layanan pengiriman data handal dengan end-to-end deteksi dan koreksi kesalahan. UDP menyediakan layanan pengiriman datagram tanpa koneksi (connectionless) dan low-overhead. Kedua protokol ini mengirmkan data diantara Application Layer dan Internet Layer. Programmer untuk aplikasi dapat memilih layanan mana yang lebih dibutuhkan untuk aplikasi mereka.

5. Application Layer
Pada sisi paling atas dari arsitektur protokol TCP/IP adalah Application Layer. Layer ini termasuk seluruh proses yang menggunakan transport layer untuk mengirimkan data. Banyak sekali application protocol yang digunakan saat ini. Beberapa diantaranya adalah :
-TELNET, yaitu Network Terminal Protocol, yang menyediakan remote login dalam jaringan.
-FTP, File Transfer Protocol, digunakan untuk file transfer.
-SMTP, Simple Mail Transfer Protocol, dugunakan untuk mengirimkan electronic mail.
-DNS, Domain Name Service, untuk memetakan IP Address ke dalam nama tertentu.
-RIP, Routing Information Protocol, protokol routing.
-OSPF, Open Shortest Path First, protokol routing.
-NFS, Network File System, untuk sharing file terhadap berbagai host dalam jaringan.
-HTTP, Hyper Text Transfer Protokol, protokol untuk web browsing.

 

 

By

ARSITA JR111Z SKUP

Perkenalkan nama saya Arsita Kissanda Ratna puri , biasa dipanggil Arsita, Saya lahir di Boyolali, 08 Februari 1996. Saat ini saya bekerja sebagai karyawan Bank BTPN, saya adalah mahasiswi S1 Sistem Informasi , konsentrasi Komputer Akuntansi di Perguruan Tinggi Raharja. Pada semester 6 ( Enam ) ini saya mengikuti matakuliah Jaringan Komputer  yang di ajar oleh Bapak Dendy Jonas M.Kom

Dan berikut adalah assigment yang telah saya kerjakan

 

 

ASSIGMENTSTATUSDUE DATEGRADE
STUDENT AGGREMENTDONE17 FEBRUARI 2018A+
KUESIONER AKADEMIKDONE17 FEBRUARI 2018A+
CREATE SKUPDONE17 FEBRUARI 2018A+
ASSIGMENT CHAPTER 1DONE10 MARET 2018A+
ASSIGMENT CHAPTER 2DONE23 MARET 2018A+
COMMENT PERTEMUAN 3DONE23 MARET 2018A+
TUGAS PAPER PERTEMUAN 3DONE23 MARET 2018A+
COMMENT PERTEMUAN 4DONE23 MARET 2018A+
ESSAY CHAPTER 4DONE23 MARET 2018A+
COMMENT PERTEMUAN 5DONE23 MARET 2018A+
Essay Pertemuan 5Done23 April 2018A+
Tugas pertemuan 8Done15 April 2018A+

By

Assignment Chapter 2

Pertanyaan :

1. Gambar dan jelaskan simbol -simbol yang anda ketahui yang berhubungan dengan jaringan komputer !

2. Apakah yang anda ketahui tentang Tipe jaringan Client Server dan Peer to Peer, kemudian berikan contohya!

3. Sebutkan jenis Logical Topology dan cara kerjanya !

4. Sebutkan jenis physical Topology dan cara kerjanya

5. Apakah yang dimaksud dengan Virtual Private Network ?

Status :

100% Tercapai

Keterangan :

Saya sudah mengerjakan dengan sangat maksimal

Bukti :

  1. Simbol jaringan komputer :1. Simbol Router

    Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

    Gambar tabung dengan 4 anak panah didalamnya merupakan simbol dari router, yang merupakan sebuah perangkat yang berfungsi menghubungkan dua jaringan yang berbeda. Kalau kita perhatikan anak panahnya, akan terlihat ada dua anak panah yang mengarah ke dalam lingkaran dan dua lain mengarah ke luar lingkaran.

    Penetapan arak keempat anak panah ini bukan tanpa alasan. Dua anak panah yang mengarah ke dalam lnigkarang menggambarkan aliran data yang berasal luar router atau beberapa segment jaringan, kemudian oleh router aliran data tersebut diteruskan segment jaringan lainnya yang berbeda dengan sumber data yang masuk (dilambangkan dengan dua anak panah keluar lingkaran). Jadi, simbol ini sudah mewakili fungsi utama sebuah router

    Simbol Witch

    Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

    Switch disimbolkan dengan sebuah kotak persegi yang terdapat 4 anak panah yang sejajar, dengan dua pasang anak panah yang memiliki arah yang berlawanan. Gambar keempat anak panah ini melambangkan bahwa alirang data yang melalui tiap-tiap port pada sebuah switch tidak akan dengan yang lainnya dan tidak akan tabrakan antara aliran pada port yang berbeda. Karena switch hanya bekerja pada jaringan LAN saja, maka bentuk dasar dari simbol switch ini dibedakan dengan router, yaitu hanya berbentuk kotak persegi saja.

    Simbol HUB

    Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

    Simbol HUB dan switch sebenarnya hampir sama, namun jumlah anak panahnyalah yang membedakan kedua simbol ini. Dan ini semakin menekannya bahwa HUB itu berbeda dengan switch. Pada simbol Hub, hanya memiliki satu anak panah. Yang mana anak panah tersebut melambangkan bahwa hub mengalirkan data hanya melalui satu aliran saja sehingga ada kemungkinan data yang dialirkan oleh Hub ini akan megalami tabrakan dengan data yang lainnya. Simbol hub dilambangkan kotak persegi karena hanya bekerja pada jaringan LAN saja, sama seperti switch.

    4. Simbol Firewall

    Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

    Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui
    Beberapa network diagram menggambarkan firewall dengan simbol tembok yang disusun oleh batu bata yang berapi, namun ada juga yang menggambarkannya hanya tembok saja tidak menggunakan api. Namun itu tidak menjadi masalah, karena kedua sama saja. Firewall adalah sebuah sistem pengaman pada sebuah jaringan yang pada prakteknya bisa berupa software maupun hardware. Jadi gambar tembok pada simbol firewall ini melambangkan penyaring atau penghalang setiap data yang hendak dialirkan.

    5. Simbol Garis Penghubung

    Biasanya kita dapatkan simbol-simbol dalam network diagram saling dihubungkan dengan sebuah garis penghubung. Garis penghubung ini melambangkan koneksi fisik yang umumnya berupa kabel yang saling menghubungkan perangkat satu dengan yang lainnya.

    6. Simbol Wireless

    Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

    Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui
    Koneksi wireless biasanya dilambangkan dengan sinyal elektromagnetik.

    7. Simbol Internet

    Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

    Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui
    Pada network diagram, internet selalu dilambangkan dengan gambar awan atau sering disebut “cloud”. Mengapa demikian? Karena awan dapat kita temui dimana saja dan kapan saja. Dan juga awan di suatu tempat dapat terhubung dengan awan di tempat lain Jadi, ini cukup melambangkan sebuah internet, yang bisa kita akses dari mana saja untuk dapat terhubng dengan siapapun dan dimanapun mereka berada.

2. Jaringan client –server

merupakan sebuah sistem jaringan yang terdiri dari dua
bagian yakni : Client , Mesin yang melakukan permintaan resource. Dedicated Server , mesin yang menyediakan resource dan memproses permintaan dari client kemudian mengembalikan hasil proses tersebut kembali ke client yang melakukan permintaan sebelumnya.

Jenis client server diantarnya :

File dan Print Server, Server yang mengelola user pada mekanisme penggunaan resource file dan printer. Application Server, server yang mengelola user dalam penggunaan data yang terstruktur. Mail Server, server yang digunakan untuk mengelola data e-mail Fax server, server yang digunakan untuk mengelola penggunaan fax.

Contoh client-server : Mengacu pada desain aplikasi atau macam dari arsitektur aplikasi client server tersebut, diantaranya; (one-tier) standalone, pada arsitektur ini semua pemrosesan dilakukan pada mainframe. Tipe model ini adalah dimana semua proses terjadi secara terpusat yang dikenal sebagai basis-host.

Peer to Peer

Dalam jaringan peer to peer tidak ada server khusus atau hirarki diantara komputer-komputer yang saling terhubung, semua komputer bestatus sama dapat bertindak sebagai server dan juga sebagai client. Dalam jaringan ini masing-masing user bertindak sebagai administrator pada komputer yang digunakannya.peer to peer juga dikenal dengan istilah workgroups. Jaringan komputer ini relatif sederhana karena masing-masing komputer berfungsi sebagai serverdan client sehingga tidak diperlukan sebuah komputer yang bertindak sebagai server pusat. Dari sisi biaya, jenis jaringan ini dapat lebih murah dibanding jenis jaringan client – severa.

Contoh peer to peer :

Pengertian Peer to Peer

3. jenis Logical Topology dan cara kerjanya

Ethernet

Ethernet sekarang ini paling banyak digunakan oleh seluruh umat manusia. Ethernet menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CD ( Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection ). Sistem ini dapat memperhatikan setiap komputer kedalam kabel dari network sebelum mengirimkan data ke dalamnya. Jika dalam jaringan tidak ada aktifitas, komputer akan mentransmisikan data. Jika ada transmisi lain di dalam kabel, komputer akan menunggu dan akan mencoba kembali transmisi ketika jaringan telah kosong. Jika ada dua buah komputer melakukan transmisi pada saat bersamaan, maka komputer akan mundur dan akan menunggu kesempatan secara acak untuk mentransmisikan data kembali. Metode ini disebut dengan koalisi, yang tidak akan berpengaruh pada kecepatan transmisi dari network.

Ethernet dapat digunakan pada model jaringan Garis lurus , Bintang, atau Pohon. Data dapat ditransmisikan melewati kabel twisted pair, koaksial, ataupun kabel fiber optik pada kecepatan 10 Mbps – 100Mbps dan terus berkembang sampai 1Gbps

4. Jenis physical Topology dan cara kerjanya

Arsitektur topologi suatu bentuk koneksi secara fisik dalam menghubungkan setiap node pada sebuah jaringan. Pada jaringan sedehana local area network (LAN) dikenal 3 topologi yang paling sering digunakan yaitu Topologi Bus, Start (Bintang) dan Ring (Cincing). Seiring waktu penggunaan berkembang topologi secara fisik dengan penggabungan dari 3 topologi tersebut diantaranya yaitu topologi hierarchical/Tree (Pohon), Extended Star dan Mesh (Tak Beraturan).

1. Topologi Bus

Topologi Bus (topologi backbone) adalah topologi jaringan dengan membentangkan kabel (coaxial) memanjang dengan kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node kemudian perangkt jaringan dan komputer-komputer dihubungkan pada kabel tersebut menggunakan T-Connector.
Ciri-ciri Topologi Bus

Teknologi lama yang umum digunakan karena sederhana dalam instalasi
Tidak butuh peralatan aktif dalam menghubungkan komputer
Menggunakan konektor BNC tipe T
Pada ujung kabel dipasang konektor 50ohm
Diperlukan repeater untuk jarak yang cukup jauh
Discontinue Support
Kelebihan Topologi Bus

Hemat Kabel
Layout kabel sangat sederhana
Biaya instalasi relatif lebih murah
Penambahan workstation baru mudah dilakukan tanpa mengganggu workstation yang lain
Kekurangan Topologi Bus

Sulit melakukan pelacakan masalah
Signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision (tabrakan pengiriman data)
Problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segment kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti dan komputer tidak dapat saling berkomunikasi.
2. Topologi Star (Bintang)

Topologi Star atau Bintang adalah topologi jaringan yang menyerupai bentuk bintang dengan node ditengah sebuah alat concentrator (hub, switch) sebagai pusat dihubungkan ke setiap station (komputer).

Ciri-ciri Topologi Start (Bintang)

Akses kontrol terpusat, terminal pusat bertindak sebagai pengatur dan juga pengendali komunikasi yang terjadi
Terminal yang lain melakukan komunikasi melalui terminal pusat
Menggunakan alat concentrator Hub, Switch, atau MAU (Multi Access Unit)
Kelebihan Topologi Start (Bintang)

Tahan terhadap arus lalu lintas jaringan yang sibuk
Tingkat keamanan cukup tinggi
Penambahan ataupun pengurangan station dapat dillakukan dengan mudah
Kerusakan pada satu saluran tidak mempengaruhi saluran yang lain
Mudah dalam mendeteksi kerusakan dan kesalahan pengelolaan dalam jaringan
Kekurangan Topologi Start (Bintang)

Jika Node tengah mengalami gangguan atau kerusakan maka rangkaian jaringan berhenti
Pemakaian kabel jaringan sangat banyak
Jaringan sangat tergantung dari terminal pusat
Biaya pengadaan jaringan lebih mahal dari pada topologi bus dan ring
Peran HUB merupakan elemen kritis dan sangat sensitif perlu dijaga jangan sampai bermasalah, penambahan komputer bisa mempengaruhi kecepatan transfer data.
3. Topologi Ring (Cincin)

Topologi Ring (Cincin) merupakan pemetaan jaringan komputer yang bentuknya seperti cincin yaitu bulatan melingkar berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya dimana berperan dalam menghubungkan semua komputer.

Ciri-ciri Topologi Ring (Cincin)

Setiap terminal dalam Topologi Jaringan Ring adalah repeater yang mampu melakukan 3 fungsi yaitu Penyelipan data yaitu proses data dimasukkan kedalam saluran transmisi, penerimaan data yaitu proses data dimasukkan kedalam saluran transmisi, penerimaan data yaitu proses terminal yang dituju telah mengambil data dari saluran, pemindahan oleh terminal pengirim karena tidak ada terminal yang menerimanya.
Cincin berfungsi hampir sama dengan concentrator sebagai pusat berkumpul ujung kabel untuk setiap komputer terhubung.
Kekurangan Topologi Ring (Cincin)

Hemat Kabel Jaringan
Tidak akan terjadi bentrokan atau tabrakan pengiriman data
Kekurangan Topologi Ring (Cincin)

Jika terjadi gangguan satu titik node mengakibatkan semua jaringan terganggu
Sulit mendeteksi gangguan dan kerusakan yang terjadi
Pengembangan jaringan agak kaku

jenis physical Topology dan cara kerjanya

Arsitektur topologi suatu bentuk koneksi secara fisik dalam menghubungkan setiap node pada sebuah jaringan. Pada jaringan sedehana local area network (LAN) dikenal 3 topologi yang paling sering digunakan yaitu Topologi Bus, Start (Bintang) dan Ring (Cincing). Seiring waktu penggunaan berkembang topologi secara fisik dengan penggabungan dari 3 topologi tersebut diantaranya yaitu topologi hierarchical/Tree (Pohon), Extended Star dan Mesh (Tak Beraturan).

1. Topologi Bus

Topologi Bus (topologi backbone) adalah topologi jaringan dengan membentangkan kabel (coaxial) memanjang dengan kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node kemudian perangkt jaringan dan komputer-komputer dihubungkan pada kabel tersebut menggunakan T-Connector.
Ciri-ciri Topologi Bus

Teknologi lama yang umum digunakan karena sederhana dalam instalasi
Tidak butuh peralatan aktif dalam menghubungkan komputer
Menggunakan konektor BNC tipe T
Pada ujung kabel dipasang konektor 50ohm
Diperlukan repeater untuk jarak yang cukup jauh
Discontinue Support
Kelebihan Topologi Bus

Hemat Kabel
Layout kabel sangat sederhana
Biaya instalasi relatif lebih murah
Penambahan workstation baru mudah dilakukan tanpa mengganggu workstation yang lain
Kekurangan Topologi Bus

Sulit melakukan pelacakan masalah
Signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision (tabrakan pengiriman data)
Problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segment kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti dan komputer tidak dapat saling berkomunikasi.
2. Topologi Star (Bintang)

Topologi Star atau Bintang adalah topologi jaringan yang menyerupai bentuk bintang dengan node ditengah sebuah alat concentrator (hub, switch) sebagai pusat dihubungkan ke setiap station (komputer).

Ciri-ciri Topologi Start (Bintang)

Akses kontrol terpusat, terminal pusat bertindak sebagai pengatur dan juga pengendali komunikasi yang terjadi
Terminal yang lain melakukan komunikasi melalui terminal pusat
Menggunakan alat concentrator Hub, Switch, atau MAU (Multi Access Unit)
Kelebihan Topologi Start (Bintang)

Tahan terhadap arus lalu lintas jaringan yang sibuk
Tingkat keamanan cukup tinggi
Penambahan ataupun pengurangan station dapat dillakukan dengan mudah
Kerusakan pada satu saluran tidak mempengaruhi saluran yang lain
Mudah dalam mendeteksi kerusakan dan kesalahan pengelolaan dalam jaringan
Kekurangan Topologi Start (Bintang)

Jika Node tengah mengalami gangguan atau kerusakan maka rangkaian jaringan berhenti
Pemakaian kabel jaringan sangat banyak
Jaringan sangat tergantung dari terminal pusat
Biaya pengadaan jaringan lebih mahal dari pada topologi bus dan ring
Peran HUB merupakan elemen kritis dan sangat sensitif perlu dijaga jangan sampai bermasalah, penambahan komputer bisa mempengaruhi kecepatan transfer data.
3. Topologi Ring (Cincin)

Topologi Ring (Cincin) merupakan pemetaan jaringan komputer yang bentuknya seperti cincin yaitu bulatan melingkar berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya dimana berperan dalam menghubungkan semua komputer.

Ciri-ciri Topologi Ring (Cincin)

Setiap terminal dalam Topologi Jaringan Ring adalah repeater yang mampu melakukan 3 fungsi yaitu Penyelipan data yaitu proses data dimasukkan kedalam saluran transmisi, penerimaan data yaitu proses data dimasukkan kedalam saluran transmisi, penerimaan data yaitu proses terminal yang dituju telah mengambil data dari saluran, pemindahan oleh terminal pengirim karena tidak ada terminal yang menerimanya.
Cincin berfungsi hampir sama dengan concentrator sebagai pusat berkumpul ujung kabel untuk setiap komputer terhubung.
Kekurangan Topologi Ring (Cincin)

Hemat Kabel Jaringan
Tidak akan terjadi bentrokan atau tabrakan pengiriman data
Kekurangan Topologi Ring (Cincin)

Jika terjadi gangguan satu titik node mengakibatkan semua jaringan terganggu
Sulit mendeteksi gangguan dan kerusakan yang terjadi
Pengembangan jaringan agak kaku
4. Topologi Extended Star

Topologi Extended Star merupakan pemetaan dalam menggambarkan jaringan hasil pengembangan lanjutan dari topologi start (Bintang).

Ciri-ciri Topologi Extended Star

Setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node dan sub node berkomunikasi dengan central node dan kembali lagi
Banyak penghubung melebihi kapasitas pada umumnya
Kelebihan Topologi Extended Star

Jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lain tidak terganggu
Kekurangan Topologi Extended Star

Bila central node terputus mka semua node pada setiap sub node juga akan terputus
Tidak bisa menggunakan kabel yang lower grade
5. Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)

Topologi Hierarchical yang lebih umum dikenal dengan Topolgi Tree (Pohon) merupakan pengembangan dari topologi bus dan juga topologi Bintang dimana media transmisi satu kabel yang bercabang tetapi loop tidak tertutup. Pada topologi Tree dimulai dari suatu titik (Headend) dimana seperti topologi bintang dan dari situlah kemudian beberapa kabel ditarik bercabang lalu pada setiap cabang terhubung ke beberapa terminal dalam bentuk topologi Bus. Topologi jaringan pohon juga sering disebut dengan topologi jaringan bertingkat dengan beberapa tingkatan simpul atau node.

Ciri-ciri Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)

Kombinasi antara topologi bintang dan topologi bus
Kelebihan Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)

Dapat membentuk kelompok yang dibutuhkan
Kelemahan Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)

6. Topologi Mesh (Tak Beraturan)

Topologi Mesh adalah gambaran hubungan langsung antara perangkat satu dengan perangkat lainnya dimana dibangun dengan memasang link diantara station-station. Topologi Mesh merupakan topologi yang tidak beraturan dan tidak memiliki aturan dalam koneksinya.

Ciri-ciri Topologi Mesh

Perangkat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links)
Tidak adanya perencanaan awal ketika membangun suatu jaringan komputer
Kelebihan Topologi Mesh

Data dapat langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa melalui komputer lainnya
Bila terjadi gangguan koneksi maka gangguan tidak akan mempengaruhi koneksi dengan yang lainnya
Privacy dan juga security lebih terjamin karena komunikasi hanya terjadi antara dua komputer saja dan tidak bisa diakses oleh kompute yang lainnya
Indetifikasi permasalahan jaringan lebih mudah
Kekurangan Topologi Mesh

Butuh banyak kabel dan juga port input output
Installasi dan juga konfigurasi lebih sulit
Memerlukan space yang lebih besar

Topologi Extended Star merupakan pemetaan dalam menggambarkan jaringan hasil pengembangan lanjutan dari topologi start (Bintang).

Ciri-ciri Topologi Extended Star

Setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node dan sub node berkomunikasi dengan central node dan kembali lagi
Banyak penghubung melebihi kapasitas pada umumnya
Kelebihan Topologi Extended Star

Jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lain tidak terganggu
Kekurangan Topologi Extended Star

Bila central node terputus mka semua node pada setiap sub node juga akan terputus
Tidak bisa menggunakan kabel yang lower grade
5. Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)

Topologi Hierarchical yang lebih umum dikenal dengan Topolgi Tree (Pohon) merupakan pengembangan dari topologi bus dan juga topologi Bintang dimana media transmisi satu kabel yang bercabang tetapi loop tidak tertutup. Pada topologi Tree dimulai dari suatu titik (Headend) dimana seperti topologi bintang dan dari situlah kemudian beberapa kabel ditarik bercabang lalu pada setiap cabang terhubung ke beberapa terminal dalam bentuk topologi Bus. Topologi jaringan pohon juga sering disebut dengan topologi jaringan bertingkat dengan beberapa tingkatan simpul atau node.

Ciri-ciri Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)

Kombinasi antara topologi bintang dan topologi bus
Kelebihan Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)

Dapat membentuk kelompok yang dibutuhkan
Kelemahan Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)

6. Topologi Mesh (Tak Beraturan)

Topologi Mesh adalah gambaran hubungan langsung antara perangkat satu dengan perangkat lainnya dimana dibangun dengan memasang link diantara station-station. Topologi Mesh merupakan topologi yang tidak beraturan dan tidak memiliki aturan dalam koneksinya.

Ciri-ciri Topologi Mesh

Perangkat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links)
Tidak adanya perencanaan awal ketika membangun suatu jaringan komputer
Kelebihan Topologi Mesh

Data dapat langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa melalui komputer lainnya
Bila terjadi gangguan koneksi maka gangguan tidak akan mempengaruhi koneksi dengan yang lainnya
Privacy dan juga security lebih terjamin karena komunikasi hanya terjadi antara dua komputer saja dan tidak bisa diakses oleh kompute yang lainnya
Indetifikasi permasalahan jaringan lebih mudah
Kekurangan Topologi Mesh

Butuh banyak kabel dan juga port input output
Installasi dan juga konfigurasi lebih sulit
Memerlukan space yang lebih besar

5. Sebuah jaringan pribadi vitual (VPN)

adalah jaringan pribadi yang dibangun dalam infrastruktur jaringan publik seperti Internet global. Menggunakan VPN, telecommuter jarak jauh dapat mengakses jaringan kantor pusat perusahaan. Melalui internet, tunnel yang aman dapat dibangun antara PC dari telecommuter dan router VPN di kantor pusat perusahaan.

By

Comment Chapter 2

Pertanyaan :

Berikan Comment anda mengenai materi pertemuan 2.

kemudian posting di SKUP Masing-masing.

Jgn Lupa di submit di iDU.

Status : 100% Tercapai

Keterangan : Saya sudah mengerjakan assigment tersebut

Pembuktian :

Pada Materi Pertemuan 2 ini saya menjadi sangat mengerti mengenai LAN, dan saya juga diajarkan tentang type jaringan yaitu Client server dan peer to peer. Dan disebutkan pula macam-macam topologi jaringan yang tersedia. Kebutuhan jaringan semakin sangat luas tidak cukup kalo hanya LAN. Karena kebutuhan yang sangat meningkat solusinya menggunakan WAN karena WAN mencakup area yang lebih sangat luas.

 

By

Assignment Chapter 2

Pertanyaan :

1.Gambar dan jelaskan simbol -simbol yang anda ketahui yang berhubungan dengan jaringan komputer !

2. Apakah yang anda ketahui tentang Tipe jaringan Client Server dan Peer to Peer, kemudian berikan contohya!

3. Sebutkan jenis Logical Topology dan cara kerjanya !

4. Sebutkan jenis physical Topology dan cara kerjanya

5. Apakah yang dimaksud dengan Virtual Private Network ?

Status :

100% Tercapai

Keterangan : Saya sudah menegrjakan assigment

Pembuktian :

Simbol jaringan komputer :

1. Simbol Router

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

Gambar tabung dengan 4 anak panah didalamnya merupakan simbol dari router, yang merupakan sebuah perangkat yang berfungsi menghubungkan dua jaringan yang berbeda. Kalau kita perhatikan anak panahnya, akan terlihat ada dua anak panah yang mengarah ke dalam lingkaran dan dua lain mengarah ke luar lingkaran.

Penetapan arak keempat anak panah ini bukan tanpa alasan. Dua anak panah yang mengarah ke dalam lnigkarang menggambarkan aliran data yang berasal luar router atau beberapa segment jaringan, kemudian oleh router aliran data tersebut diteruskan segment jaringan lainnya yang berbeda dengan sumber data yang masuk (dilambangkan dengan dua anak panah keluar lingkaran). Jadi, simbol ini sudah mewakili fungsi utama sebuah router

Simbol Witch

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

Switch disimbolkan dengan sebuah kotak persegi yang terdapat 4 anak panah yang sejajar, dengan dua pasang anak panah yang memiliki arah yang berlawanan. Gambar keempat anak panah ini melambangkan bahwa alirang data yang melalui tiap-tiap port pada sebuah switch tidak akan dengan yang lainnya dan tidak akan tabrakan antara aliran pada port yang berbeda. Karena switch hanya bekerja pada jaringan LAN saja, maka bentuk dasar dari simbol switch ini dibedakan dengan router, yaitu hanya berbentuk kotak persegi saja.

Simbol HUB

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

Simbol HUB dan switch sebenarnya hampir sama, namun jumlah anak panahnyalah yang membedakan kedua simbol ini. Dan ini semakin menekannya bahwa HUB itu berbeda dengan switch. Pada simbol Hub, hanya memiliki satu anak panah. Yang mana anak panah tersebut melambangkan bahwa hub mengalirkan data hanya melalui satu aliran saja sehingga ada kemungkinan data yang dialirkan oleh Hub ini akan megalami tabrakan dengan data yang lainnya. Simbol hub dilambangkan kotak persegi karena hanya bekerja pada jaringan LAN saja, sama seperti switch.

4. Simbol Firewall

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui
Beberapa network diagram menggambarkan firewall dengan simbol tembok yang disusun oleh batu bata yang berapi, namun ada juga yang menggambarkannya hanya tembok saja tidak menggunakan api. Namun itu tidak menjadi masalah, karena kedua sama saja. Firewall adalah sebuah sistem pengaman pada sebuah jaringan yang pada prakteknya bisa berupa software maupun hardware. Jadi gambar tembok pada simbol firewall ini melambangkan penyaring atau penghalang setiap data yang hendak dialirkan.

5. Simbol Garis Penghubung

Biasanya kita dapatkan simbol-simbol dalam network diagram saling dihubungkan dengan sebuah garis penghubung. Garis penghubung ini melambangkan koneksi fisik yang umumnya berupa kabel yang saling menghubungkan perangkat satu dengan yang lainnya.

6. Simbol Wireless

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui
Koneksi wireless biasanya dilambangkan dengan sinyal elektromagnetik.

7. Simbol Internet

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui
Pada network diagram, internet selalu dilambangkan dengan gambar awan atau sering disebut “cloud”. Mengapa demikian? Karena awan dapat kita temui dimana saja dan kapan saja. Dan juga awan di suatu tempat dapat terhubung dengan awan di tempat lain Jadi, ini cukup melambangkan sebuah internet, yang bisa kita akses dari mana saja untuk dapat terhubng dengan siapapun dan dimanapun mereka berada.

2.  Jaringan Client-Server
Tipe jaringan ini sering di katakan sebagai jaringan berbasis server. Mengacu pada konsep kerja yang melibatkan komputer klien dan komputer server. Pada model jaringan tipe Clien-server koneksi yang terjadi sebenarnya bukan antara komputer melainkan antara prgram dengan program.

Program aplikasi yang berjalan pada komputer client akan melakukan permintaan/request layanan kepada program lainnya yang dianggap sebagai server.

Kelebihan jaringan client-server

a. Memberikan keamanan yang lebih baik.

b. Lebih mudah mengatur walupun jaringan berskala besar, karena control nya terpusat.

c. Semua data maupun fasilitas terletak pada lokasi yang sentral.

Kekurangan jaringan client-server

a. Butuh spesifikasi lebih/khusus untuk digunakan pada komputer server.

b. Butuh seorang administrator yang handal dan profesional.

c. Sangat bergantung pada komputer server.

contohnya :

pengertian client server

 

Jaringan Peer-to-Peer

Jaringan peer-to-peer terbentuk ketika sumber informasi atau data pada satu komputer diakses secara langsung oleh komputer-komputer lainnya yang terhubung pada jaringan. Pada tipe jaringan peer to peer ini, dalam prakteknya tidak memiliki sebuah komputer yang dikhususkan sebagai server. Dengan kata lain pada tipe jaringan peer to peer ini setiap komputer yang terhubung dapat bertindak sebagai server ataupun client. Meskipun dapat bertindak sebagai client/server, tidak satu pun komputer yang bertanggung jawab atas seluruh jaringan.

Kelebihan jaringan peer-to-peer

a. Antar komputer dalam jaringan dapat langsung berbagi-pakai sumber daya yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.

b. Biaya installasi lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.

c. Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.

Kekurangan jaringan peer-to-peer

a. Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation
b. Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer disamping harus mengelola fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.

c. Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing- masing fasilitas yang dimiliki.

Contoh nya :

Pengertian Peer to Peer

3. Jenis-Jenis Topologi Logic

Dalam Topologi Logic terbagi dalam beberapa bentuk arsitektur yang telah ada diantaranya adalah :

Ethernet

Ethernet sekarang ini paling banyak digunakan oleh seluruh umat manusia. Ethernet menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CD ( Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection ). Sistem ini dapat memperhatikan setiap komputer kedalam kabel dari network sebelum mengirimkan data ke dalamnya. Jika dalam jaringan tidak ada aktifitas, komputer akan mentransmisikan data. Jika ada transmisi lain di dalam kabel, komputer akan menunggu dan akan mencoba kembali transmisi ketika jaringan telah kosong. Jika ada dua buah komputer melakukan transmisi pada saat bersamaan, maka komputer akan mundur dan akan menunggu kesempatan secara acak untuk mentransmisikan data kembali. Metode ini disebut dengan koalisi, yang tidak akan berpengaruh pada kecepatan transmisi dari network.

Ethernet dapat digunakan pada model jaringan Garis lurus , Bintang, atau Pohon. Data dapat ditransmisikan melewati kabel twisted pair, koaksial, ataupun kabel fiber optik pada kecepatan 10 Mbps – 100Mbps dan terus berkembang sampai 1Gbps.

4.  jenis physical Topology dan cara kerjanya

Arsitektur topologi suatu bentuk koneksi secara fisik dalam menghubungkan setiap node pada sebuah jaringan. Pada jaringan sedehana local area network (LAN) dikenal 3 topologi yang paling sering digunakan yaitu Topologi Bus, Start (Bintang) dan Ring (Cincing). Seiring waktu penggunaan berkembang topologi secara fisik dengan penggabungan dari 3 topologi tersebut diantaranya yaitu topologi hierarchical/Tree (Pohon), Extended Star dan Mesh (Tak Beraturan).

1. Topologi Bus

Topologi Bus (topologi backbone) adalah topologi jaringan dengan membentangkan kabel (coaxial) memanjang dengan kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node kemudian perangkt jaringan dan komputer-komputer dihubungkan pada kabel tersebut menggunakan T-Connector.
Ciri-ciri Topologi Bus

Teknologi lama yang umum digunakan karena sederhana dalam instalasi
Tidak butuh peralatan aktif dalam menghubungkan komputer
Menggunakan konektor BNC tipe T
Pada ujung kabel dipasang konektor 50ohm
Diperlukan repeater untuk jarak yang cukup jauh
Discontinue Support
Kelebihan Topologi Bus

Hemat Kabel
Layout kabel sangat sederhana
Biaya instalasi relatif lebih murah
Penambahan workstation baru mudah dilakukan tanpa mengganggu workstation yang lain
Kekurangan Topologi Bus

Sulit melakukan pelacakan masalah
Signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision (tabrakan pengiriman data)
Problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segment kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti dan komputer tidak dapat saling berkomunikasi.
2. Topologi Star (Bintang)

Topologi Star atau Bintang adalah topologi jaringan yang menyerupai bentuk bintang dengan node ditengah sebuah alat concentrator (hub, switch) sebagai pusat dihubungkan ke setiap station (komputer).

Ciri-ciri Topologi Start (Bintang)

Akses kontrol terpusat, terminal pusat bertindak sebagai pengatur dan juga pengendali komunikasi yang terjadi
Terminal yang lain melakukan komunikasi melalui terminal pusat
Menggunakan alat concentrator Hub, Switch, atau MAU (Multi Access Unit)
Kelebihan Topologi Start (Bintang)

Tahan terhadap arus lalu lintas jaringan yang sibuk
Tingkat keamanan cukup tinggi
Penambahan ataupun pengurangan station dapat dillakukan dengan mudah
Kerusakan pada satu saluran tidak mempengaruhi saluran yang lain
Mudah dalam mendeteksi kerusakan dan kesalahan pengelolaan dalam jaringan
Kekurangan Topologi Start (Bintang)

Jika Node tengah mengalami gangguan atau kerusakan maka rangkaian jaringan berhenti
Pemakaian kabel jaringan sangat banyak
Jaringan sangat tergantung dari terminal pusat
Biaya pengadaan jaringan lebih mahal dari pada topologi bus dan ring
Peran HUB merupakan elemen kritis dan sangat sensitif perlu dijaga jangan sampai bermasalah, penambahan komputer bisa mempengaruhi kecepatan transfer data.
3. Topologi Ring (Cincin)

Topologi Ring (Cincin) merupakan pemetaan jaringan komputer yang bentuknya seperti cincin yaitu bulatan melingkar berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya dimana berperan dalam menghubungkan semua komputer.

Ciri-ciri Topologi Ring (Cincin)

Setiap terminal dalam Topologi Jaringan Ring adalah repeater yang mampu melakukan 3 fungsi yaitu Penyelipan data yaitu proses data dimasukkan kedalam saluran transmisi, penerimaan data yaitu proses data dimasukkan kedalam saluran transmisi, penerimaan data yaitu proses terminal yang dituju telah mengambil data dari saluran, pemindahan oleh terminal pengirim karena tidak ada terminal yang menerimanya.
Cincin berfungsi hampir sama dengan concentrator sebagai pusat berkumpul ujung kabel untuk setiap komputer terhubung.
Kekurangan Topologi Ring (Cincin)

Hemat Kabel Jaringan
Tidak akan terjadi bentrokan atau tabrakan pengiriman data
Kekurangan Topologi Ring (Cincin)

Jika terjadi gangguan satu titik node mengakibatkan semua jaringan terganggu
Sulit mendeteksi gangguan dan kerusakan yang terjadi
Pengembangan jaringan agak kaku
4. Topologi Extended Star

Topologi Extended Star merupakan pemetaan dalam menggambarkan jaringan hasil pengembangan lanjutan dari topologi start (Bintang).

Ciri-ciri Topologi Extended Star

Setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node dan sub node berkomunikasi dengan central node dan kembali lagi
Banyak penghubung melebihi kapasitas pada umumnya
Kelebihan Topologi Extended Star

Jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lain tidak terganggu
Kekurangan Topologi Extended Star

Bila central node terputus mka semua node pada setiap sub node juga akan terputus
Tidak bisa menggunakan kabel yang lower grade
5. Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)

Topologi Hierarchical yang lebih umum dikenal dengan Topolgi Tree (Pohon) merupakan pengembangan dari topologi bus dan juga topologi Bintang dimana media transmisi satu kabel yang bercabang tetapi loop tidak tertutup. Pada topologi Tree dimulai dari suatu titik (Headend) dimana seperti topologi bintang dan dari situlah kemudian beberapa kabel ditarik bercabang lalu pada setiap cabang terhubung ke beberapa terminal dalam bentuk topologi Bus. Topologi jaringan pohon juga sering disebut dengan topologi jaringan bertingkat dengan beberapa tingkatan simpul atau node.

Ciri-ciri Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)

Kombinasi antara topologi bintang dan topologi bus
Kelebihan Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)

Dapat membentuk kelompok yang dibutuhkan
Kelemahan Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)

6. Topologi Mesh (Tak Beraturan)

Topologi Mesh adalah gambaran hubungan langsung antara perangkat satu dengan perangkat lainnya dimana dibangun dengan memasang link diantara station-station. Topologi Mesh merupakan topologi yang tidak beraturan dan tidak memiliki aturan dalam koneksinya.

Ciri-ciri Topologi Mesh

Perangkat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links)
Tidak adanya perencanaan awal ketika membangun suatu jaringan komputer
Kelebihan Topologi Mesh

Data dapat langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa melalui komputer lainnya
Bila terjadi gangguan koneksi maka gangguan tidak akan mempengaruhi koneksi dengan yang lainnya
Privacy dan juga security lebih terjamin karena komunikasi hanya terjadi antara dua komputer saja dan tidak bisa diakses oleh kompute yang lainnya
Indetifikasi permasalahan jaringan lebih mudah
Kekurangan Topologi Mesh

Butuh banyak kabel dan juga port input output
Installasi dan juga konfigurasi lebih sulit
Memerlukan space yang lebih besar

5.VPN atau Virtual Private Network adalah

suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lainnya secara privat melalui jaringan publik (Internet). VPN disebut Virtual network karena menggunakan jaringan publik (Internet) sebagai media perantaranya alias bukan koneksi langsung. Dan disebut Private network
karena jaringannya bersifat privat, dimana hanya orang tertentu saja yang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan pun terenkripsi sehingga aman dan tetap rahasia meskipun dikirim melalui jaringan publik.

By

Tutorial membuat cable Utp straige dan cross

Pertanyaan :

Tutorial membuat cable Utp straige dan cross

Status : 100 % Tercapai

Keterangan : Saya sudah mengerjakan assigment dengan sangat maksimal

Bukti : https://youtu.be/cNjcXBiyzIE?t=1

 

By

ARSITA JR111Z SKUP

Perkenalkan nama saya Arsita Kissanda Ratna puri , biasa dipanggil Arsita. Saat ini saya bekerja sebagai Customer service XL Axiata dan saya mengambil jurusan S1 Sistem Informasi dengan Nim 1714499896, konsentrasi Komputer Akuntansi di Perguruan Tinggi Raharja. Pada semester 6 ( Enam ) ini saya mengikuti matakuliah Jaringan Komputer yang di ajar oleh Bapak Dendy Jonas M,Kom.

Dan berikut adalah assigment mata kuliah JR111Z yang telah saya kerjakan

NOASSIGMENTSTART DATESUBMIT DATEDUE DATESTATUS
1Student aggrement15 Februari 201815 Februari 201817 Februari 2018
2Kuesioner Akademi ilearening17 Februari 201815 Februari 201817 Februari 2018
3Create SKUP kelas17 Februari 201815 Februari 201817 Februari 2018
4Assigmnet chapter 103 Maret 201810 Maret 201810 Maret 2018