By

Tugas Pertemuan 13

Pertanyaan :

  1. Apakah yang dimaksud dengan WAN ?
  2. Apakah yang dimaksud dengan VPN ?
  3. Sebut dan Jelaskan metode keamanan yang digunakan dalam VPN ?
  4. Sebutkan alasan keuntungan dan kerugian penggunaan VPN dari sudut pandang user mahasiswa !
  5. Apakah yang dimaksud dengan BRI dan PRI dalam hubungannya di ISDN ?
  6. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan design network hirarki ?
  7. Jelaskan mengenai teknologi protocol berikut
    1. ISDN
    2. Frame Relay
    3. ATM

Status : 100% DONE

Keterangan : Sya sudah mengerjakan Assignment ini dengan baik

Jawaban :

1. WAN (Wide Area Network) adalah jaringan area luas, merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

2. VPN (Virtual Private Network) adalah jaringan pribadi virtual atau jaringan pribadi maya, merupakan suatu jaringan pribadi yang menggunakan media jaringan publik untuk menghubungkan antar remote-site secara aman. Jaringan pribadi virtual memberikan kemampuan bagi pengguna untuk mengirimkan dan menerima data sepanjang jaringan publik atau jaringan bersama seakan-akan komputer pengguna tersebut berhubungan dalam jaringan pribadi. Aplikasi yang berkomunikasi melalui “jaringan pribadi virtual” dapat memanfaatkan fungsi, keamanan, dan manajemen jaringan pribadi.

3. VPN adalah sebuah koneksi private melalui jaringan publik atau internet, virtual network berarti jaringan yang terjadi hanya bersifat private dimana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan terenkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan Publik. Metode pengamanan VPN dilakukan dengan membentuk koneksi logical antar beberapa node dalam jaringan yang bersifat public. Koneksi yang dibentuk dalam VPN merupakan koneksi virtual dan bersifat private dengan adanya fitur authentication serta policy-policy yang dibentuk oleh setiap router yang terlibat. Jika menggunakan VPN kita seolah-olah membuat jaringan di dalam jaringan atau biasa disebut tunnel. VPN menggunakan salah satu dari tiga teknologi tunneling yang ada yaitu: PPTP, L2TP dan standar terbaru, Internet Protocol Security (biasa disingkat menjadi IPSec). VPN dapat mengirim data antara dua komputer yang melewati jaringan public sehingga seolah-olah terhubung secara point to point. Data dienkapsulasi dengan header yang berisi informasi routing untuk mendapatkan koneksi point to point sehingga data dapat melewati jaringan public dan dapat mencapai akhir tujuan. Untuk mendapatkan koneksi bersifat private, data yang dikirimkan harus dienskripsi terlebih dahulu untuk menjaga kerahasiaannya, sehingga paket yang tertangkap ketika melewati jaringan publik tidak terbaca karena harus melewati proses dekripsi.

4. Keuntungan VPN, terdiri atas :

  • Keamanan, dengan koneksi VPN kita bisa berselancar dengan aman ketika menggunakan akses internet publik seperti hotspot atau internet cafe.
  • Menghemat biaya setup jaringan, VPN dapat digunakan sebagai teknologi alternatif untuk menghubungkan jaringan lokal yang luas dengan biaya yang relatif kecil, karena transmisi data teknologi VPN menggunakan media jaringan public yang sudah ada tanpa perlu membangun jaringan pribadi.
  • Kemampuan membentuk jaringan LAN yang tidak di batasi tempat dan waktu, karena koneksitasnya dilakukan via internet. Koneksi internet apapun dapat digunakan seperti Dial-Up, ADSL, Cable Modem, WIFI, 3G, CDMA Net, GPRS,& . sistem PVN ini paling tepat digunakan untuk penggunaan suatu database terpusat untuk mengkomunikasikan antara server dan client via internet seperti Aplikasi Perdagangan, Purchase, P.O.S, Accounting, Cashir, Billing system, General Ledger, DLL
  • Tidak ada ketergantungan terhadap keharusan memiliki IP Publik yang berharga mahal. Cukup menggunakan IP dynamic saja dengan kata lain  asal PC anda bisa berinternet .
  • Tidak membutuhkan Peralatan/hardware tambahan yang berfungsi sebagai IP forwarder/Port Forwader yang menambah investasi anda.
  • Dengan menggunakan software yang bekerja dijaringan LAN anda dapat melakukan pertukaran data secara langsung, Printing , Remote View, Mengatur administrasi PC anda, yang kesemua itu dapat dilakukan dimanapun anda berada selama anda bisa terhubung ke internet
  • Dapat mengakses akses yang diblok
  • Berselancar dengan aman ketika di akses internet publik / hotspot

Kerugian VPN, terdiri atas :

  • Koneksi internet (jaringan publik) yang tidak bisa kita prediksi. Hal ini dapat kita maklumi karena pada dasarnya kita hanya “nebeng” koneksi pada jaringan pihak lain sehingga otomatis kita tidak mempunyai kontrol terhadap jaringan tersebut.
  • Perhatian lebih terhadap keamanan. Lagi-lagi karena faktor penggunaan jaringan publik, maka kita perlu memberikan perhatian yang lebih untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyadapan, hacking dan tindakan cyber crime pada jaringan VPN.
  • Rawan Penyadapan
  • Tidak ada Kendali Utama Pengguna
  • Perangkat Tidak Sesuai
  • Tidak Adanya Standar Yang Memenuhi

5. ISDN (Integrated Services Digital Network) merupakan pengembangan dari jaringan telepon IDN (Integrated Digital Network) yang menyediakan hubungan digital dari ujung satu pelanggan ke ujung pelanggan lain secara digital untuk proses transformasi informasi dalam bentuk suara, data, dan gambar.  Jaringan ISDN meliputi dua jenis interfaces: Basic Rate Interface (BRI) dan Primary Rate Interface (PRI). Kedua jenis interface ini memberikan banyak channel-2 Bearer digital (B Channel) dimana anda bisa menggunakannya untuk membuat koneksi WAN temporary agar bisa mengirim data. Karena kedua jenis jaringan ISDN BRI maupun PRI ini mempunyai banyak channel B, sebuah jalur BRI maupun PRI dapat memiliki circuit dial digital yang bisa dipakai untuk koneksi secara bersamaan ke beberapa site sekaligus, ataupun banyak circuit yang terhubung ke koneksi remote router yang sama untuk meningkatkan ketersediaan bandwidth kepada site tersebut. Channel B digunakan untuk mentransport data. Channel B beroperasi pada kecepatan 64 Kbps. Sementara untuk memberikan data sinyal panggilan ISDN menggunakan channel D. Jadi untuk proses pengendalian channel D yang dipakai, sementara untuk keperluan data transfer channel B yang dipakai. Saat sebuah router membuat sebuah panggilan Channel B ke piranti lainnya menggunakan baik BRI atau PRI, dia akan mengirim nomor telpon yang akan dihubungi kedalam pesan melalui channel D. Kemudian central telephone menerima pesan tersebut dan kemudian men-setup circuit. Untuk membuat sinyal panggilan baru ke jaringan ISDN layaknya kita mengangkat telpon dan menekan tombol nomor yang akan kita hubungi untuk bicara. Perbadaan jenis ISDN adalah pada sejumlah B channel yang dipakai. Sebagai contoh untuk ISDN BRI merujuk pada 2B+D, BRI menggunakan 2 channel B dan satu channel D sebagai pengendali. Sementara untuk ISDN PRI yang berdasarkan frame T1 merujuk pada 23B+D, dan ISDN PRI yang berdasarkan pada E1 untuk mengirim data digital dengan cepat dan efficient dimana bisa dilewatkan pada medium jalur telpon anda.

6. Network Hierarchy atau hirarki jaringan adalah alat tingkat tinggi yang berguna untuk merancang infrastruktur jaringan yang handal, terukur, dan hemat biaya. Sebuah desain jaringan hirarki membagi jaringan ke dalam lapisan diskrit. Setiap lapisan atau tier, dalam hirarki menyediakan fungsi tertentu yang mendefinisikan perannya dalam jaringan secara keseluruhan. Ini membantu desainer jaringan dan arsitek untuk mengoptimalkan dan memilih yang tepat perangkat keras jaringan, perangkat lunak, dan fitur untuk melakukan peran spesifik untuk lapisan jaringan. model hirarki berlaku untuk LAN dan desain WAN.

7. a. ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu ruang lingkup pelayanan yang luas. Tujuan utama dari ISDN adalah mengintegrasikan service voice dannon-voice. Jaringan ISDN dibangun dengan tujuan untuk mendapatkan jaringan yang fully digital. ISDN memungkinkan sinyal digital ditransmisikan melalui jaringan telepon yang sudah ada.

Keuntungannya adalah :

  • 1. ISDN menawarkan kecepatan dan kualitas tinggi dalam pengiriman data, bahkan 10 kali lebih cepat dibanding PSTN
  • 2. Efisien, dalam satu saluran saja dapat mengirim berbagai jenis layanan (gambar, suara , video) sehingga efisien dalam pemanfaatan waktu  3.  Fleksibel, Single interface untuk terminal bervariasi
  • 4. Hemat biaya, hanya membutuhan satu terminal tunggal untuk audio dan video

b. Frame Relay adalah protokol WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua dari model OSI, dan dapat diimplementasikan pada beberapa jenis interface jaringan. Frame relay merupakan teknologi komunikasi berkecepatan tinggi yang telah digunakan pada ribuan jaringan di seluruh dunia untuk menghubungkan LAN, SNA, Internet dan bahkan aplikasi suara/voice serta cara mengirimkan informasi melalui wide area network (WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing-masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui virtual circuit sampai tujuan.

Beberapa fitur frame relay :
1. Kecepatan tinggi
2. Bandwidth Dinamik
3. Performansi yang baik/ Good Performance
4. Overhead yang rendah dan kehandalah tinggi (High Reliability

Perangkat Frame Relay

Sebuah jaringan frame relay terdiri dari endpoint (PC, server, komputer host), perangkat akses frame relay (bridge, router, host, frame relay access device/FRAD) dan perangkat jaringan (packet switch, router, multiplexer T1/E1). Perangkat-perangkat tersebut dibagi menjadi dua kategori yang berbeda:

  1. DTE: Data Terminating Equipment
  2. DCE: Data Communication Equipment

Prinsip Kerja Frame Relay :

  • Data flow pada dasarnya memiliki pengarahan yang berbasis pada header yang memuat DLCI, yang mendeskripsikan destination dari frame-nya. Jika suatu network mempunyai problem dalam menangani sebuah frame, baik yang disebabkan oleh kesalahan pada network atau congestion, secara praktis network tersebut akan men-discard frame tersebut.
  • Frame Relay membutuhkan network dengan low-error rate untuk mencapai kinerja yang baik. Dikarenakan tidak adanya kemampuan untuk error correction, maka Frame Relay bergantung pada protokol-protokol pada layer yang lebih tinggi di dalam piranti pengguna yang memiliki kecerdasan untuk melakukan recovery dengan retransmit frame-frame yang hilang.
  • Error recovery oleh protokol-protokol pada layer yang lebih tinggi, walaupun itu otomatis dan dapat diandalkan, adalah tidak ekonomis dipandang dari segi process-delay dan bandwidth. Maka mau tidak mau network harus meminimumkan terjadinya frame discarding. Data Discarding adalah  suatu cara yang dilakukan apabila muncul suatu masalah dengan penanganan suatu frame -bila frame yang diterima error- yang bertujuan untuk menjaga mekanisme dasar Frame Relay sesederhana mungkin. Yang menyebabkan frame discardingtersebut yakni bit error dan congestion. Prinsip kerja Protocol Recovery pada Higher Layer adalah melakukan sebuah recovery pada sebuah frame dengan menjaga path dari urutan angka-angka berbagai frame yang di-send dan di-receive. Acknowledgement ditransmit untuk memberitahukan kepada sisi sender, nomor-nomor frame mana yang telah diterima dengan baik. Jika suatu urutan nomor hilang, sesudah menunggu selama periode time out tertentu, sisi receiver akan meminta retransmission. Dengan demikian software di kedua sisi tersebut akan menjamin bahwa semua frame pada akhirnya diterima tanpa kesalahan.
Keuntungannya :
  • Tingkat kehandalannya tinggi dengan dukungan sistem transmisi Fiber Optic dan network yang handal
  • Lebih ekonomis untuk berbagai tujuan karena menggunakan satu saluran fisik untuk menghubungi ke berbagai tujuan
  • Dapat menggunakan berbagai protocol komunikasi dan jenis aplikasi
  • Memiliki tingkat keamanan yang tinggi karena merupakan jaringan private
  • Multi connection dari satu port ke tujuan yang berbeda dapat dilakukan dengan hanya menempatkan satu port. Hal ini akan menghemat dimensi fisik, kabel, serta kompleksitas

Kelemahannya :

  • Koneksi akan lambat bila terjadi kongesti jaringan / congestion network
  • Kesulitan untuk memastikan Quality of Service, karena Frame Relay menggunakan variable length packets.
  • Tidak ada flow control dan error control
  • Delay yang sangat besar

c. Asynchronous Transfer Mode (ATM) adalah teknologi switching dan multiplexing, dimaksudkan untuk memindahkan berbagai jenis trafik (data, suara, video, audio) dengan cepat dan efisien. Circuit switching umumnya mensyaratkan bahwa paket di set ke posisi dalam frame berulang, misalnya sinkron dalam waktu, langkah, sesuai dengan aplikasi dan / atau jam jaringan. ATM adalah suatu mode transfer yang berorientasi pada bentuk paket yang spesifik, dengan panjang tetap, berdasarkan system Asynchronous Time Division Multiplexing (ATDM), menggunakan format dengan ukuran tertentu yang disebut sel. Informasi yang terdapat didalam sel ditransmisikan dalam jaringan setelah Sebelumnya ditambahkan header diawal sel yang berfungsi sebagai routing dan control sel.

Cara kerja ATM adalah dengan memotong-motong dan menggabungkan kembali berbagai tipe trafik informasi tersebut (voice, video dan data) dalam format sel berukuran 53 byte melalui saluran fisik yang sama. Proses tersebut dinamakan statistical multiplexing. Masing sel terdiri dari 48 byte payload (berisi informasi) dan 5 byte header (berisi alamat dan routing).

Karakteristik ATM :

  • Pada basis link to link tidak menggunakan proteksi error dan flow control
  • ATM beroperasi pada connection oriented mode
  • Pengurangan fungsi header
  • Lapisan Protokol ATM
  • Panjang filed informasi dalam satu cell relatif kecil

Keuntungan ATM :

ATM mampu menangani semua jenis trafik komunikasi (voice, data, image, video, suara dengan kecepatan tinggi, multimedia dans ebagainya) dalam satu saluran dan dengan kecepatan tinggi). ATM dapat digunakan dalam Local Area Network dan Wide Area Network (WAN).  Dalam pembangunan LAN, penggunaan ATM dapat menghemat biaya karena Pemakai yang akan menghubungkan dirinya dengan system ATM LAN dapat menggunakan adapter untuk menyediakan kecepatan transmisi sesuai dengan bandwidth yang mereka butuhkan.

By

Tugas pertemuan 11

Pertanyaan :

Silahkan mahasiswa/i memberikan jawaban atas pertanyaan dibawah ini

 

1. Apakah yang dimaksud dengan routing protocols ?

 

2. Sebutkan Fungsi dari routing protocols !

 

3. Sebut dan Jelaskan Langkah yang terjadi dalam, cara kerja OSPF !

 

4. Sebutkan dan jelaskan karakteristik dari Interior dan Exterior Routing Protocols !

 

5. Jelaskan cara kerja dari Routing Protocol RIP dan OSPF !

Status : 100%

Keterangan : sudah dikerjakan

Bukti :

1. Routing protocol adalah suatu aturan yang mempertukarkan informasi routing yang akan membentuk sebuah tabel routing sehingga pengalamatan pada paket data yang akan dikirim menjadi lebih jelas dan routing protocol mencari rute tersingkat untuk mengirimkan paket data menuju alamat yang dituju.

2. Fungsi Routing

Pada prinsipnya, router digunakan untuk menghubungkan dan meneruskan data antara dua atau lebih jaringan satu dengan jaringan lainnya. Saat ini, router lebih dikenal sebagai alat untuk menghubungkan jaringan yang dipasang baik di rumah, kantor, warnet atau instansi lainnya untuk terhubung ke Internet. Router umumnya dapat memblokir badai siaran yang dapat mempengaruhi kinerja jaringan. Router sering bingung dengan switch, tetapi kedua perangkat ini memiliki fungsi yang berbeda, pada router sebagai penghubung antara jalan jaringan dan jalur jaringan lainnya. Sementara pada switch, ia berfungsi seperti jalanan yaitu mengumpulkan jaringan-jaringan yang ada ke dalam satu jaringan dan membentuk LAN (Local Action Network).

3. Cara Kerja OSPF

 

Berikut adalah sedikit gambaran mengenai prinsip kerja dari OSP

Setiap router membuat Link State Packet (LSP

Kemudian LSP didistribusikan ke semua neighbour menggunakan Link State Advertisement (LSA) type 1 dan menentukan DR dan BDR dalam 1 Area

Masing-masing router menghitung jalur terpendek (Shortest Path) ke semua neighbour berdasarkan cost routing

Jika ada perbedaan atau perubahan tabel routing, router akan mengirimkan LSP  ke DR dan BDR melalui alamat multicast 224.0.0.

LSP akan didistribusikan oleh DR ke router neighbour lain dalam 1 area sehingga semua router neighbour akan melakukan perhitungan ulang jalur terpendek

4.

  • Interior gateway protocol (IGP) adalah protocol routing yang di desain atau dibuat untuk digunakan pada autonomous system tunggal.
  • Exterior gateway protocol (EGP) adalah protocol routing yang didesain atau dibuat untuk digunakan pada router-router anatar autonomous system yang berbeda.

5. Cara Kerja RIP

 

  • Host mendengar pada alamat broadcast jika ada update routing dari gateway.
  • Host akan memeriksa terlebih dahulu routing table lokal jika menerima update routing .
  • Jika rute belum ada, informasi segera dimasukkan ke routing table .
  • Jika rute sudah ada, metric yang terkecil akan diambil sebagai acuan.
  • Rute melalui suatu gateway akan dihapus jika tidak ada update dari gateway tersebut dalam waktu tertentu.
  • Khusus untuk gateway, RIP akan mengirimkan update routing pada alamat broadcast di setiap network yang terhubung.

Cara kerja OSPF

 

OSPF harus membentuk hubungan dulu dengan router tetangganya untuk dapat saling berkomunikasi seputar informasi routing. Untuk membentuk sebuah hubungan dengan router tetangganya, OSPF mengandalkan Hello protocol.

 

Namun uniknya cara kerja Hello protocol pada OSPF berbeda-beda pada setiap jenis media. Ada beberapa jenis media yang dapat meneruskan informasi OSPF, masing-masing memiliki karakteristik sendiri, sehingga OSPF pun bekerja mengikuti karakteristik mereka. Media tersebut adalah sebagai berikut:

 

  • Broadcast Multiaccess

Media jenis ini adalah media yang banyak terdapat dalam jaringan lokal atau LAN seperti misalnya ethernet, FDDI, dan token ring. Dalam kondisi media seperti ini, OSPF akan mengirimkan traffic multicast dalam pencarian router-router neighbour-nya.

 

  • Point-to-Point

Teknologi Point-to-Point digunakan pada kondisi di mana hanya ada satu router lain yang terkoneksi langsung dengan sebuah perangkat router.

 

  • Point-to-Multipoint

Media jenis ini adalah media yang memiliki satu interface yang menghubungkannya dengan banyak tujuan. Pada jaringan jenis ini, traffic OSPF juga dikirimkan menggunakan alamat IP multicast.

 

  • Nonbroadcast Multiaccess (NBMA)

Media berjenis Nonbroadcast multi-access ini secara fisik merupakan sebuah serial line biasa yang sering ditemui pada media jenis Point-to-Point. Namun secara faktanya, media ini dapat menyediakan koneksi ke banyak tujuan, tidak hanya ke satu titik saja.

By

Tugas pertemuan 10

 

Tugas di submit di iDu masing-masing, kemudian link tugas diberikan di SKUP Pribadi.

 

Pertanyaan

 

1. Sampaikan Comment anda mengenai Video Tersebut, mengenai Materi yang disampaikan ! (Berikan Screenshotnya sebagai jawaban)

2. Sebut dan Jelaskan Karakteristik dari RIP Routing Protocol !

3. Sebut dan Jelaskan Karakteristik dari EIGRP Routing Protocol !

4. Apakah yang menjadi perbedaan mendasar dari RIPv1 dan RIPv2

 

Status : 100%

Keterangan : sudah dikerjakan

Bukti :

1.

2. Karakteristik dari RIP:

1. Distance vector routing protocol

2. Hop count sebagi metric untuk memilih rute

3. Maximum hop count 15, hop ke 16 dianggap unreachable

4. Secara default routing update 30 detik sekali

5. RIPv1 (classfull routing protocol) tidak mengirimkan subnet mask pada update

6. RIPv2 (classless routing protocol) mengirimkan subnet mask pada update

3. Karakteristik EIGRP

 

  • Termasuk protokol routing distance vector tingkat lanjut (Advanced distance vector).
  • Waktu convergence yang cepat.
  • Mendukung VLSM dan subnet-subnet yang discontiguous (tidak bersebelahan/berurutan).
  • Partial updates, Tidak seperti RIP yang selalu mengirimkan keseluruhan tabel routing dalam pesan Update, EIGRP menggunakan partial updates atau triggered update yang berarti hanya mengirimkan update jika terjadi perubahan pada network (mis: ada network yang down).
  • Mendukung multiple protokol network
  • Desain network yang flexible.
  • Multicast dan unicast, EIGRP saling berkomunikasi dengan tetangga (neighbor) nya secara multicast (224.0.0.10) dan tidak membroadcastnya.
  • Manual summarization, EIGRP dapat melakukan summarization dimana saja.
  • Menjamin 100% topologi routing yang bebas looping.
  • Mudah dikonfigurasi untuk WAN dan LAN.
  • Load balancing via jalur dengan cost equal dan unequal, yang berarti EIGRP dapat menggunakan 2 link atau lebih ke suatu network destination dengan koneksi bandwidth (cost metric) yang berbeda, dan melakukan load sharing pada link-link tersebut dengan beban yang sesuai yang dimiliki oleh link masing-masing, dengan begini pemakaian bandwidth pada setiap link menjadi lebih efektif, karena link dengan bandwidth yang lebih kecil tetap digunakan dan dengan beban yang sepadan juga.
  • EIGRP menggunakan algoritma DUAL (Diffusing Update Algorithm) sebagai mesin utama yang menjalankan lingkungan EIGRP, DUAL dapat diperbandingkan dengan algoritma SPF Dijkstra pada OSPF.
  • EIGRP menggunakan 4 teknologi kunci yang berkombinasi untuk membedakan EIGRP dengan protokol routing yang lainnya: neighbor discovery/recovery, reliable transport protocol (RTP), DUAL finitestate machine, dan protocol-dependent modules.

4. Routing Information Protocol Version 1 (RIPv1)

  1. RIPv1 adalah Distance-Vector Routing protocol.
  2.  RIPv1 adalah Classful routing protocol. Classful routing protocols hanya support di dalam network yang tidak menggunakan subnet. Classful routing protocols tidak mengirimkan informasi subnet mask dengan routing yang update. Dengan kata lain, jika kita punya sebuah jaringan yg menggunakan subnetting di dalam routing domain RIPv1, maka RIPv1 bakal menginformasikan ke network yg lain sebagai unsubnetted network.
  3.  RIPv1 tidak support VLSM (Variable Length Subnet Masking).
  4.  RIPv1 support maksimal metric (hop count) sebanyak 15 hop. Semua router yang berada di urutan lebih dari 15 hops bakal di deteksi sebagai unreachable.
  5.  RIPv1 mengirim routing updates berkala setiap 30 detik sebagai broadcast menggunakan IP address tujuan sebagai IP address broadcast limited 255.255.255.255. Dikarenakan setiap update yg dikirim menggunakan IP address tujuan dari broadcast IP limited 255.255.255.255, setiap router butuh memproses pesan routing update (mau menggunakan RIPv1 atau bukan).
  6.  RIPv1 tidak support autentikasi dari update messages (plain-text or MD5).

Routing Information Protocol Version 2 (RIPv2)

  1. RIPv2 adalah Hybrid Routing Protocol. Sebuah Hybrid Routing Protocol pada dasarnya adalah sebuah Distance-Vector protocol dimana mempunyai beberapa karakteristik dari Link State routing protocols.
  2. RIPv2 adalah classless routing, dimana yg memungkinkan kita utk menggunakan subnetted network. RIPv2 punya pilihan utk mengirim network mask di dalam proses update utk memungkinkan classless routing.
  3. RIPv2 support VLSM (Variable Length Subnet Masking).
  4. RIPv2 support maksimal metric (hop count) sejumlah 15 hops. Semua router yang berada di urutan lebih dari 15 hops bakal di deteksi sebagai unreachable.
  5. RIPv2 supports melakukan updates yang didasari oleh sebuah pemicu.
  6. RIPv2 routing updates dikirim sebagai Multicast traffic pada multicast address tujuan 224.0.0.9. Multicast updates mengurangi traffic pada network. Multicast routing updates juga membantu mengurangi memprosesan pesan routing updates yang berlebihan di dalam router yang tidak menggunakan RIPv2. Hanya router yang menggunakan RIPv2 yang dapat join ke dalam multicast group 224.0.0.9. Router lain yang tidak menggunakan RIPv2 hanya dapat menyaring update routing paket pada Layer 2.
  7. RIPv2 support otentikasi dari pesan update RIPv2 (plain-text or MD5). Otentikasi membantu dalam konfirmasi bahwa update yang diterima berasal dari sumber yang terpercaya.

By

Tugas pertemuan 9

Kepada Mahasiswa/i agar mengerjakan soal berikut

 

Subscribe Channel Youtube ini untuk mendapatkan update materi-materi terbaru.

 

 

 

 

2. Berikan Comment anda mengenai materi pertemuan tersebut yang berisi komentar, Nama Nim dan Kelas anda

 

3. Menurut pendapat anda, apakah yang dimaksud dengan routing table ?

 

4. Menurut pendapat anda, apakah yang dimaksud dengan dynamic routing ?

 

5 Menurut pendapat anda, apakah yang dimaksud dengan static routing ?

 

Status: 100%

 

Keterangan: Sudah dikerjakan

 

Bukti:

 

 

 

 

 

3. Menurut pendapat anda, apakah yang dimaksud dengan routing table ?

 

Pengertian Routing

 

Table routing adalah table yang memuat seluruh informasi IP address dari interfaces router yang lain sehingga router yang satu dengan router lainnya bisa berkomunikasi. Routing table hanya memberikan informasi sedang routing algoritma yang menganalisa dan mengatur routing table.

 

 

 

 

 

4. Menurut pendapat anda, apakah yang dimaksud dengan dynamic routing ?

 

Dynamic Routing atau Routing Dynamic (dinamik) adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing secara otomatis. Dengan menggunakan lalu lintas jaringan dan juga saling berhubungan antara router lainnya. Untuk itu adalah sangat penting untuk mempunyai isian routing table yang tepat dan benar.

 

 

 

5 . Menurut pendapat anda, apakah yang dimaksud dengan static routing ?

 

Routing statis (Static Routing) adalah proses setting router jaringan menggunakan tabel routing yang dilakukan secara manual saat melakukan konfigurasi.

By

Tugas pertemuan 8

Pertanyaan :

 

  1. Apakah yang dimaksud dengan DHCP
  2. Apakah yang dimaksud dengan metode Static IP Addressing
  3. Apakah yang dimaksud dengan DNS ?
  4. Sebut dan Jelaskan tahapan dalam DHCP Lifestyle Stages
  5. Jelaskan Cara Kerja dari DNS

Status: 100%

 

Keterangan : sudah dikerjakan

 

Bukti:

 

 

 

1. Apakah yang dimaksud dengan DHCP

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual.

 

 

 

2. Apakah yang dimaksud dengan metode Static IP Addressing

 

IP address yang telah dikonfigurasi bersifat statik, yang artinya setiap terjadi perubahan, maka sang administrator harus melakukan konfigurasi ulang secara manual dan satu persatu. IP yang dikonfigurasi secara manual ini sering diistilahkan sebagai IP Static.

 

 

 

3. Apakah yang dimaksud dengan DNS

 

DNS (Domain Name System) adalah sebuah standar teknologi yang mengatur penamaan publik dari sebuah situs website atau juga bisa disebut dengan sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host atau nama domain dalam bentuk distributed database di dalam jaringan komputer.

 

 

 

4. Sebut dan Jelaskan tahapan dalam DHCP Lifestyle Stages

 

. DHCP menggunakan 4 tahapan proses untuk memberikan konfigurasi nomor IP. (Jika Clietn punya NIC Card lebih dari satu dan perlu IP address lebih dari 1 maka proses DHCP dijalankan untuk setiap adaptor secara sendiri-sendiri) :

 

a. IP Least Request

Client meminta nomor IP ke server (Broadcast mencari DHCP server).

 

b. IP Least Offer

DHCP server (bisa satu atau lebih server jika memang ada 2 atau lebih DHCP server) yang mempunyai no IP memberikan penawaran ke client tersebut.

 

c. IP Lease Selection

Client memilih penawaran DHCP Server yng pertama diterima dan kembali melakukan broadcast dengan message menyetujui peminjaman tersebut kepada DHCP Server.

 

d. IP Lease Acknowledge

DHCP Server yang menang memberikan jawaban atas pesan tersebut berupa konfirmasi no IP dan informasi lain kepada Client dengan sebuah ACKnowledgment. Kemudian client melakukan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP tersebut dan client dapat bekerja pada jaringan tersebut. Sedangkan DHCP Server yang lain menarik tawarannya kembali.

 

 

 

5. Jelaskan Cara Kerja dari DNS

 

Cara kerja DNS

 

Untuk dapat berjalan DNS memerlukan beberapa program tambahan yaitu resolver. Resolver adalah program tambahan untuk komputer client agas bisa terhubung dengan DNS server. Program Resolver yang digunakan adalah web browser atau mail client. sehingga untuk dapat mengakses DNS server user harus terlebih dahulu menginstall web browser atau mail client pada komputer mereka. Web browser yang paling sering digunakan adalah google chrome, mozilla firefox, opera dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:

 

 

 

DNS resolver melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari sudah ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.

DNS resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Bila ada, kemudian disimpan dalam data cache lalu hasilnya diberikan dan selesai.

DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.

Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain pada cache-nya.

Apabila nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan melihat file database (zones) yang dimiliki oleh server.

Apabila masih tidak ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah ditemukan kemudian disimpan dalam cache lalu hasilnya diberikan.

By

Tugas Pertemuan 9

Kepada Mahasiswa/i agar mengerjakan soal berikut

  1. Subscribe Channel Youtube ini untuk mendapatkan update materi-materi terbaru.

 

 

2 Berikan Comment anda mengenai materi pertemuan tersebut yang berisi komentar, Nama Nim dan Kelas anda

3. Menurut pendapat anda, apakah yang dimaksud dengan routing table ?

4. Menurut pendapat anda, apakah yang dimaksud dengan dynamic routing ?

5 Menurut pendapat anda, apakah yang dimaksud dengan static routing ?

 

Status: 100% DONE

Keterangan: Saya sudah mengerjakan Assignment ini dengan baik

Bukti:

 

Menurut pendapat anda, apakah yang dimaksud dengan routing table ?

Pengertian Routing

Table routing adalah table yang memuat seluruh informasi IP address dari interfaces router yang lain sehingga router yang satu dengan router lainnya bisa berkomunikasi. Routing table hanya memberikan informasi sedang routing algoritma yang menganalisa dan mengatur routing table.

 

 

. Menurut pendapat anda, apakah yang dimaksud dengan dynamic routing ?

Dynamic Routing atau Routing Dynamic (dinamik) adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing secara otomatis. Dengan menggunakan lalu lintas jaringan dan juga saling berhubungan antara router lainnya. Untuk itu adalah sangat penting untuk mempunyai isian routing table yang tepat dan benar.

 

Menurut pendapat anda, apakah yang dimaksud dengan static routing ?

Routing statis (Static Routing) adalah proses setting router jaringan menggunakan tabel routing yang dilakukan secara manual saat melakukan konfigurasi.

By

Tugas Pertemuan 8

Pertanyaan :

  1. Apakah yang dimaksud dengan DHCP
  2. Apakah yang dimaksud dengan metode Static IP Addressing
  3. Apakah yang dimaksud dengan DNS ?
  4. Sebut dan Jelaskan tahapan dalam DHCP Lifestyle Stages
  5. Jelaskan Cara Kerja dari DNS

Status: 100% DONE

KEterangan: SAya sudah mengerjakan Asssignment ini

Bukti:

 

  1. Apakah yang dimaksud dengan DHCP

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual.

 

2. Apakah yang dimaksud dengan metode Static IP Addressing

IP address yang telah dikonfigurasi bersifat statik, yang artinya setiap terjadi perubahan, maka sang administrator harus melakukan konfigurasi ulang secara manual dan satu persatu. IP yang dikonfigurasi secara manual ini sering diistilahkan sebagai IP Static.

 

3. Apakah yang dimaksud dengan DNS

DNS (Domain Name System) adalah sebuah standar teknologi yang mengatur penamaan publik dari sebuah situs website atau juga bisa disebut dengan sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host atau nama domain dalam bentuk distributed database di dalam jaringan komputer.

 

4. Sebut dan Jelaskan tahapan dalam DHCP Lifestyle Stages

. DHCP menggunakan 4 tahapan proses untuk memberikan konfigurasi nomor IP. (Jika Clietn punya NIC Card lebih dari satu dan perlu IP address lebih dari 1 maka proses DHCP dijalankan untuk setiap adaptor secara sendiri-sendiri) :

a. IP Least Request
Client meminta nomor IP ke server (Broadcast mencari DHCP server).

b. IP Least Offer
DHCP server (bisa satu atau lebih server jika memang ada 2 atau lebih DHCP server) yang mempunyai no IP memberikan penawaran ke client tersebut.

c. IP Lease Selection
Client memilih penawaran DHCP Server yng pertama diterima dan kembali melakukan broadcast dengan message menyetujui peminjaman tersebut kepada DHCP Server.

d. IP Lease Acknowledge
DHCP Server yang menang memberikan jawaban atas pesan tersebut berupa konfirmasi no IP dan informasi lain kepada Client dengan sebuah ACKnowledgment. Kemudian client melakukan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP tersebut dan client dapat bekerja pada jaringan tersebut. Sedangkan DHCP Server yang lain menarik tawarannya kembali.

 

5. Jelaskan Cara Kerja dari DNS

Cara kerja DNS

Untuk dapat berjalan DNS memerlukan beberapa program tambahan yaitu resolver. Resolver adalah program tambahan untuk komputer client agas bisa terhubung dengan DNS server. Program Resolver yang digunakan adalah web browser atau mail client. sehingga untuk dapat mengakses DNS server user harus terlebih dahulu menginstall web browser atau mail client pada komputer mereka. Web browser yang paling sering digunakan adalah google chrome, mozilla firefox, opera dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:

 

  • DNS resolver melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari sudah ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.
  • DNS resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Bila ada, kemudian disimpan dalam data cache lalu hasilnya diberikan dan selesai.
  • DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.
  • Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain pada cache-nya.
  • Apabila nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan melihat file database (zones) yang dimiliki oleh server.
  • Apabila masih tidak ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah ditemukan kemudian disimpan dalam cache lalu hasilnya diberikan.

By

Tugas Pertemuan 6

Pertanyaan:

Kepada mahasiswa/i agar mengerjakan tugas berikut

1. Apakah yang dimaksud Static Routing

2. Apakah yang dimaksud dengan Dynamic Routing

3. Jelaskan yang dimaksud dengan Interior Routing Protocol

4. Jelaskan yang dimaksud dengan Exterior Routing Protocol

5. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan Distance Vector Routing Protocol

6. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan Link-State Routing Protocol

7. Sebut dan Jelaskan karakteristik dari Routing Protocol RIP Versi 1

8. Sebut dan Jelaskan karakteristik dari Routing Protocol RIP Versi 2

9. Sebut dan Jelaskan karakteristik dari Routing Protocol OSPF (Open Shortest Path First)

10. Sebut dan Jelaskan karakteristik dari BGP (Border Gateway Protocol)

Bukti: Saya sudah mengerjakan Assignment ini dengan baik

Bukti:

By

Essay Chapter 5

  1. Jelaskan Apa Fungsi dari Subnetting pada Jaringan Komputer.
  2. Apakah yang dimaksud dengan CIDR ?
  3.  Lakukan perhitungan subnetting calculation terhadap IP 192.168.1.0/23
    1. Jumlah Host per subnet
    2. Jumlah Subnet
    3. Blok Subnet yang dapat digunakan
    4. Host pertama masing-masing subnet
    5. Host terakhir masing-masing subnet
    6. Broadcast Address masing-masing subnet
  4. Lakukan pembagian subnetting yang efisien terhadap topologi berikut

Tentukanlah Pembagian IP Address yang tepat untuk network berikut,

Gunakan alamat 204.15.5.0, kebutuhan minimum 14 host dan maximum

28 host

Status: 100% DONE

Keterangan: Saya sudah menegerjakan Assignment ini dengan baik

Bukti:

  1. Jelaskan Apa Fungsi dari Subnetting pada Jaringan Komputer ?

Subnetting membantu mengurangi lalu lintas jaringan dan menyembunyikan kerumitan jaringan. Subnetting sangat penting ketika nomor jaringan tunggal harus dialokasikan melalui banyak segmen dari jaringan area lokal (LAN). Subnet awalnya dirancang untuk mengatasi kekurangan alamat IP melalui Internet.

 

2.  Apakah yang dimaksud dengan CIDR 

CIDR (Classless Inter-Domain Routing) merupakan sebuah metode pengalokasian alamat IP dan perutean IP. Internet Engineering Task Force memperkenalkan CIDR pada tahun 1993 untuk mengganti arsitektur pengalamatan dari desain jaringan kelas di internet.

 

3.

IP 192.168.1.0/23

255.255.254.0 = 23 (11111111.11111111.11111110.00000000)

  1. Jumlah Host per subnet
    2y – 2 dimana y adalah adalah banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnemask. Terdapat 8 binari nol pada oktet terakhir.
    Jadi jumlah host per subnet adalah 28 – 2 = 254 host.
  2. Jumlah Subnet
    192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /23 berarti 11111111.11111111.11111110.00000000 (255.255.254.0).
    2dimana adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir pada subnetmask.
    Jadi jumlah subnetnya adalah 21  = 1 subnet.
  3. Blok Subnet yang dapat digunakan
    256 – 0 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 256. Subnet berikutnya adalah 256 + 256 = 512
    Jadi subnet lengkapnya adalah 0,256,512.
  4. Host pertama masing-masing subnet
  5. Host terakhir masing-masing subnet
  6. Broadcast Address masing-masing subnet

 

4.

entukanlah Pembagian IP Address yang tepat untuk network berikut, Gunakan alamat 204.15.5.0, kebutuhan minimum 14 host dan maximum 28 host

  • netA: 204.15.5.0/27 host address range 1 to 30
  • netB: 204.15.5.32/27 host address range 33 to 62
  • netC: 204.15.5.64/27 host address range 65 to 94
  • netD: 204.15.5.96/27 host address range 97 to 126
  • netE: 204.15.5.128/27 host address range 129 to 158

By

Tugas Paper Pertemuan 3

Tugas Pertemuan 3

  1. Tugas mandiri untuk mahasiswa untuk membuat Paper yang harus berisi subject berikut
    1. Pendapat anda masing – masing mengenai kekurangan dan kelebihan dari masing – masing layer pada OSI Model
    2. Perbandingan antara OSI Model dan TCP Model

Status: 100% DONE

Keterangan: Saya sudah mengerjakan Assignment ini dengan baik

Bukti:

https://docs.google.com/document/d/14TzdAAbroN9BaSESYdCWPNv4GUSsC9FOAnDJ2TK4ccI/edit?usp=sharing