By

Tugas Pertemuan 13

Pertanyaan :

  1. Apakah yang dimaksud dengan WAN ?
  2. Apakah yang dimaksud dengan VPN ?
  3. Sebut dan Jelaskan metode keamanan yang digunakan dalam VPN ?
  4. Sebutkan alasan keuntungan dan kerugian penggunaan VPN dari sudut pandang user mahasiswa !
  5. Apakah yang dimaksud dengan BRI dan PRI dalam hubungannya di ISDN ?
  6. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan design network hirarki ?
  7. Jelaskan mengenai teknologi protocol berikut
    1. ISDN
    2. Frame Relay
    3. ATM

Status : 100% DONE

Keterangan : Sya sudah mengerjakan Assignment ini dengan baik

Jawaban :

1. WAN (Wide Area Network) adalah jaringan area luas, merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

2. VPN (Virtual Private Network) adalah jaringan pribadi virtual atau jaringan pribadi maya, merupakan suatu jaringan pribadi yang menggunakan media jaringan publik untuk menghubungkan antar remote-site secara aman. Jaringan pribadi virtual memberikan kemampuan bagi pengguna untuk mengirimkan dan menerima data sepanjang jaringan publik atau jaringan bersama seakan-akan komputer pengguna tersebut berhubungan dalam jaringan pribadi. Aplikasi yang berkomunikasi melalui “jaringan pribadi virtual” dapat memanfaatkan fungsi, keamanan, dan manajemen jaringan pribadi.

3. VPN adalah sebuah koneksi private melalui jaringan publik atau internet, virtual network berarti jaringan yang terjadi hanya bersifat private dimana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan terenkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan Publik. Metode pengamanan VPN dilakukan dengan membentuk koneksi logical antar beberapa node dalam jaringan yang bersifat public. Koneksi yang dibentuk dalam VPN merupakan koneksi virtual dan bersifat private dengan adanya fitur authentication serta policy-policy yang dibentuk oleh setiap router yang terlibat. Jika menggunakan VPN kita seolah-olah membuat jaringan di dalam jaringan atau biasa disebut tunnel. VPN menggunakan salah satu dari tiga teknologi tunneling yang ada yaitu: PPTP, L2TP dan standar terbaru, Internet Protocol Security (biasa disingkat menjadi IPSec). VPN dapat mengirim data antara dua komputer yang melewati jaringan public sehingga seolah-olah terhubung secara point to point. Data dienkapsulasi dengan header yang berisi informasi routing untuk mendapatkan koneksi point to point sehingga data dapat melewati jaringan public dan dapat mencapai akhir tujuan. Untuk mendapatkan koneksi bersifat private, data yang dikirimkan harus dienskripsi terlebih dahulu untuk menjaga kerahasiaannya, sehingga paket yang tertangkap ketika melewati jaringan publik tidak terbaca karena harus melewati proses dekripsi.

4. Keuntungan VPN, terdiri atas :

  • Keamanan, dengan koneksi VPN kita bisa berselancar dengan aman ketika menggunakan akses internet publik seperti hotspot atau internet cafe.
  • Menghemat biaya setup jaringan, VPN dapat digunakan sebagai teknologi alternatif untuk menghubungkan jaringan lokal yang luas dengan biaya yang relatif kecil, karena transmisi data teknologi VPN menggunakan media jaringan public yang sudah ada tanpa perlu membangun jaringan pribadi.
  • Kemampuan membentuk jaringan LAN yang tidak di batasi tempat dan waktu, karena koneksitasnya dilakukan via internet. Koneksi internet apapun dapat digunakan seperti Dial-Up, ADSL, Cable Modem, WIFI, 3G, CDMA Net, GPRS,& . sistem PVN ini paling tepat digunakan untuk penggunaan suatu database terpusat untuk mengkomunikasikan antara server dan client via internet seperti Aplikasi Perdagangan, Purchase, P.O.S, Accounting, Cashir, Billing system, General Ledger, DLL
  • Tidak ada ketergantungan terhadap keharusan memiliki IP Publik yang berharga mahal. Cukup menggunakan IP dynamic saja dengan kata lain  asal PC anda bisa berinternet .
  • Tidak membutuhkan Peralatan/hardware tambahan yang berfungsi sebagai IP forwarder/Port Forwader yang menambah investasi anda.
  • Dengan menggunakan software yang bekerja dijaringan LAN anda dapat melakukan pertukaran data secara langsung, Printing , Remote View, Mengatur administrasi PC anda, yang kesemua itu dapat dilakukan dimanapun anda berada selama anda bisa terhubung ke internet
  • Dapat mengakses akses yang diblok
  • Berselancar dengan aman ketika di akses internet publik / hotspot

Kerugian VPN, terdiri atas :

  • Koneksi internet (jaringan publik) yang tidak bisa kita prediksi. Hal ini dapat kita maklumi karena pada dasarnya kita hanya “nebeng” koneksi pada jaringan pihak lain sehingga otomatis kita tidak mempunyai kontrol terhadap jaringan tersebut.
  • Perhatian lebih terhadap keamanan. Lagi-lagi karena faktor penggunaan jaringan publik, maka kita perlu memberikan perhatian yang lebih untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyadapan, hacking dan tindakan cyber crime pada jaringan VPN.
  • Rawan Penyadapan
  • Tidak ada Kendali Utama Pengguna
  • Perangkat Tidak Sesuai
  • Tidak Adanya Standar Yang Memenuhi

5. ISDN (Integrated Services Digital Network) merupakan pengembangan dari jaringan telepon IDN (Integrated Digital Network) yang menyediakan hubungan digital dari ujung satu pelanggan ke ujung pelanggan lain secara digital untuk proses transformasi informasi dalam bentuk suara, data, dan gambar.  Jaringan ISDN meliputi dua jenis interfaces: Basic Rate Interface (BRI) dan Primary Rate Interface (PRI). Kedua jenis interface ini memberikan banyak channel-2 Bearer digital (B Channel) dimana anda bisa menggunakannya untuk membuat koneksi WAN temporary agar bisa mengirim data. Karena kedua jenis jaringan ISDN BRI maupun PRI ini mempunyai banyak channel B, sebuah jalur BRI maupun PRI dapat memiliki circuit dial digital yang bisa dipakai untuk koneksi secara bersamaan ke beberapa site sekaligus, ataupun banyak circuit yang terhubung ke koneksi remote router yang sama untuk meningkatkan ketersediaan bandwidth kepada site tersebut. Channel B digunakan untuk mentransport data. Channel B beroperasi pada kecepatan 64 Kbps. Sementara untuk memberikan data sinyal panggilan ISDN menggunakan channel D. Jadi untuk proses pengendalian channel D yang dipakai, sementara untuk keperluan data transfer channel B yang dipakai. Saat sebuah router membuat sebuah panggilan Channel B ke piranti lainnya menggunakan baik BRI atau PRI, dia akan mengirim nomor telpon yang akan dihubungi kedalam pesan melalui channel D. Kemudian central telephone menerima pesan tersebut dan kemudian men-setup circuit. Untuk membuat sinyal panggilan baru ke jaringan ISDN layaknya kita mengangkat telpon dan menekan tombol nomor yang akan kita hubungi untuk bicara. Perbadaan jenis ISDN adalah pada sejumlah B channel yang dipakai. Sebagai contoh untuk ISDN BRI merujuk pada 2B+D, BRI menggunakan 2 channel B dan satu channel D sebagai pengendali. Sementara untuk ISDN PRI yang berdasarkan frame T1 merujuk pada 23B+D, dan ISDN PRI yang berdasarkan pada E1 untuk mengirim data digital dengan cepat dan efficient dimana bisa dilewatkan pada medium jalur telpon anda.

6. Network Hierarchy atau hirarki jaringan adalah alat tingkat tinggi yang berguna untuk merancang infrastruktur jaringan yang handal, terukur, dan hemat biaya. Sebuah desain jaringan hirarki membagi jaringan ke dalam lapisan diskrit. Setiap lapisan atau tier, dalam hirarki menyediakan fungsi tertentu yang mendefinisikan perannya dalam jaringan secara keseluruhan. Ini membantu desainer jaringan dan arsitek untuk mengoptimalkan dan memilih yang tepat perangkat keras jaringan, perangkat lunak, dan fitur untuk melakukan peran spesifik untuk lapisan jaringan. model hirarki berlaku untuk LAN dan desain WAN.

7. a. ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu ruang lingkup pelayanan yang luas. Tujuan utama dari ISDN adalah mengintegrasikan service voice dannon-voice. Jaringan ISDN dibangun dengan tujuan untuk mendapatkan jaringan yang fully digital. ISDN memungkinkan sinyal digital ditransmisikan melalui jaringan telepon yang sudah ada.

Keuntungannya adalah :

  • 1. ISDN menawarkan kecepatan dan kualitas tinggi dalam pengiriman data, bahkan 10 kali lebih cepat dibanding PSTN
  • 2. Efisien, dalam satu saluran saja dapat mengirim berbagai jenis layanan (gambar, suara , video) sehingga efisien dalam pemanfaatan waktu  3.  Fleksibel, Single interface untuk terminal bervariasi
  • 4. Hemat biaya, hanya membutuhan satu terminal tunggal untuk audio dan video

b. Frame Relay adalah protokol WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua dari model OSI, dan dapat diimplementasikan pada beberapa jenis interface jaringan. Frame relay merupakan teknologi komunikasi berkecepatan tinggi yang telah digunakan pada ribuan jaringan di seluruh dunia untuk menghubungkan LAN, SNA, Internet dan bahkan aplikasi suara/voice serta cara mengirimkan informasi melalui wide area network (WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing-masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui virtual circuit sampai tujuan.

Beberapa fitur frame relay :
1. Kecepatan tinggi
2. Bandwidth Dinamik
3. Performansi yang baik/ Good Performance
4. Overhead yang rendah dan kehandalah tinggi (High Reliability

Perangkat Frame Relay

Sebuah jaringan frame relay terdiri dari endpoint (PC, server, komputer host), perangkat akses frame relay (bridge, router, host, frame relay access device/FRAD) dan perangkat jaringan (packet switch, router, multiplexer T1/E1). Perangkat-perangkat tersebut dibagi menjadi dua kategori yang berbeda:

  1. DTE: Data Terminating Equipment
  2. DCE: Data Communication Equipment

Prinsip Kerja Frame Relay :

  • Data flow pada dasarnya memiliki pengarahan yang berbasis pada header yang memuat DLCI, yang mendeskripsikan destination dari frame-nya. Jika suatu network mempunyai problem dalam menangani sebuah frame, baik yang disebabkan oleh kesalahan pada network atau congestion, secara praktis network tersebut akan men-discard frame tersebut.
  • Frame Relay membutuhkan network dengan low-error rate untuk mencapai kinerja yang baik. Dikarenakan tidak adanya kemampuan untuk error correction, maka Frame Relay bergantung pada protokol-protokol pada layer yang lebih tinggi di dalam piranti pengguna yang memiliki kecerdasan untuk melakukan recovery dengan retransmit frame-frame yang hilang.
  • Error recovery oleh protokol-protokol pada layer yang lebih tinggi, walaupun itu otomatis dan dapat diandalkan, adalah tidak ekonomis dipandang dari segi process-delay dan bandwidth. Maka mau tidak mau network harus meminimumkan terjadinya frame discarding. Data Discarding adalah  suatu cara yang dilakukan apabila muncul suatu masalah dengan penanganan suatu frame -bila frame yang diterima error- yang bertujuan untuk menjaga mekanisme dasar Frame Relay sesederhana mungkin. Yang menyebabkan frame discardingtersebut yakni bit error dan congestion. Prinsip kerja Protocol Recovery pada Higher Layer adalah melakukan sebuah recovery pada sebuah frame dengan menjaga path dari urutan angka-angka berbagai frame yang di-send dan di-receive. Acknowledgement ditransmit untuk memberitahukan kepada sisi sender, nomor-nomor frame mana yang telah diterima dengan baik. Jika suatu urutan nomor hilang, sesudah menunggu selama periode time out tertentu, sisi receiver akan meminta retransmission. Dengan demikian software di kedua sisi tersebut akan menjamin bahwa semua frame pada akhirnya diterima tanpa kesalahan.
Keuntungannya :
  • Tingkat kehandalannya tinggi dengan dukungan sistem transmisi Fiber Optic dan network yang handal
  • Lebih ekonomis untuk berbagai tujuan karena menggunakan satu saluran fisik untuk menghubungi ke berbagai tujuan
  • Dapat menggunakan berbagai protocol komunikasi dan jenis aplikasi
  • Memiliki tingkat keamanan yang tinggi karena merupakan jaringan private
  • Multi connection dari satu port ke tujuan yang berbeda dapat dilakukan dengan hanya menempatkan satu port. Hal ini akan menghemat dimensi fisik, kabel, serta kompleksitas

Kelemahannya :

  • Koneksi akan lambat bila terjadi kongesti jaringan / congestion network
  • Kesulitan untuk memastikan Quality of Service, karena Frame Relay menggunakan variable length packets.
  • Tidak ada flow control dan error control
  • Delay yang sangat besar

c. Asynchronous Transfer Mode (ATM) adalah teknologi switching dan multiplexing, dimaksudkan untuk memindahkan berbagai jenis trafik (data, suara, video, audio) dengan cepat dan efisien. Circuit switching umumnya mensyaratkan bahwa paket di set ke posisi dalam frame berulang, misalnya sinkron dalam waktu, langkah, sesuai dengan aplikasi dan / atau jam jaringan. ATM adalah suatu mode transfer yang berorientasi pada bentuk paket yang spesifik, dengan panjang tetap, berdasarkan system Asynchronous Time Division Multiplexing (ATDM), menggunakan format dengan ukuran tertentu yang disebut sel. Informasi yang terdapat didalam sel ditransmisikan dalam jaringan setelah Sebelumnya ditambahkan header diawal sel yang berfungsi sebagai routing dan control sel.

Cara kerja ATM adalah dengan memotong-motong dan menggabungkan kembali berbagai tipe trafik informasi tersebut (voice, video dan data) dalam format sel berukuran 53 byte melalui saluran fisik yang sama. Proses tersebut dinamakan statistical multiplexing. Masing sel terdiri dari 48 byte payload (berisi informasi) dan 5 byte header (berisi alamat dan routing).

Karakteristik ATM :

  • Pada basis link to link tidak menggunakan proteksi error dan flow control
  • ATM beroperasi pada connection oriented mode
  • Pengurangan fungsi header
  • Lapisan Protokol ATM
  • Panjang filed informasi dalam satu cell relatif kecil

Keuntungan ATM :

ATM mampu menangani semua jenis trafik komunikasi (voice, data, image, video, suara dengan kecepatan tinggi, multimedia dans ebagainya) dalam satu saluran dan dengan kecepatan tinggi). ATM dapat digunakan dalam Local Area Network dan Wide Area Network (WAN).  Dalam pembangunan LAN, penggunaan ATM dapat menghemat biaya karena Pemakai yang akan menghubungkan dirinya dengan system ATM LAN dapat menggunakan adapter untuk menyediakan kecepatan transmisi sesuai dengan bandwidth yang mereka butuhkan.

Leave a Reply