By

Tugas paper pertemuan 3

Pertanyaan :

Tugas Pertemuan 3

 

1. Tugas mandiri untuk mahasiswa untuk membuat Paper yang harus berisi subject berikut

1. Pendapat anda masing – masing mengenai kekurangan dan kelebihan dari masing – masing layer pada OSI Model

2. Perbandingan antara OSI Model dan TCP Model

 

 

Ketentuan Pengerjaan Tugas

 

1. Mahasiswa tidak diperkenankan mencontek atau bekerjasama dalam pengerjaan tugas, bila melanggar nilainya 0 (nol).

2. Paper diinformasikan pada halaman SKUP Mahasiswa dalam bentuk bentuk link yang mengarah ke Google drive masing – masing mahasiswa.

3. keterlambatan dalam pengumpulan tugas, tidak diperkenankan.

Status : 100%

Keterangan : sudah dikerjakan

Bukti :

Jawaban :

 

OSI (Open System Interconnection) merupakan suatu standar komunikasi yang diterapkan dalam jaringan komputer. Standar itulah yang menyebabkan seluruh alat komunikasi dapat saling berkomunikasi melalui jaringan.

 

Kekurangan dan Kelebihan Masing-Masing Layer :

 

a. Application layer, kekurangannya sistem operasi itu sendiri dapat (dan tidak) menggunakan layanan secara langsung pada lapisan aplikasi dan kelebihannya adalah menyediakan layanan untuk program yang ingin menggunakan jaringan, dan pengguna.

 

b. Presentation layer, kekurangannya merupakan lapisan terendah dalam OSI layer dan kelebihannya memainkan peran penting pada saat menyeleksi syntax data yang berada dalam jaringan.

 

c. Session layer, kekurangannya implementasi protocol tertentu bisa/tidak mewakili setiap layer sedangkan kelebihannya dapat menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu.

 

d. Transport layer, kekurangannya implementasi protocol tertentu bisa/tidak mewakili setiap layer sedangkan kelebihannya bertanggung jawab untuk menyediakan mekanisme multiplexing.

 

e. Network layer, kekurangannya dalam penerapannya belum tentu melakukan fungsi yang sesungguhnya sedangkan kelebihannya salah satu layer yang memiliki peran cukup penting pada OSI.

 

f. Data link layer, kekurangannya tidak bisa melakukan pengiriman selain pengiriman data dan kelebihannya secara fisik memiliki alamat tersendiri atau address yang sudah dikodekan secara langsung ke dalam sebuah network card.

 

g. Physical layer, kekurangannya cukup sulit pada saat proses instalasi sedangkan kelebihannya adalah harga yang terjangkau/murah.

 

Perbandingan antara OSI Model dan TCP Model

 

1. OSI layer memiliki 7 layer, sedangkan TCP/IP memiliki 4 layer dan lebih sederhana serta lebih kredibel karena protokolnya.

 

2. OSI Layer merupakan protokol independen, sedangkan TCP/IP merupakan protokol suite.

 

3. Standart OSI Layer tidak digunakan secara cuma-cuma, sedangkan TCP/IP semua standart yang digunakan dapat diperoleh secara cuma-cuma pada jaringan.

 

4. Perkembangan OSI Layer tersendat, tidak seperti TCP/IP.

 

5. TCP/IP akan menjadi standart dunia jaringan komputer tidak seperti OSI Layer.

 

6. OSI Layer mengembangkan modelnya berdasarkan teori, sedangkan TCP/IP mengembangkan setelah diimplementasikan.

 

7. OSI layer mengombinasikan session layer kedalam aplication layer, sedangkan TCP/IP mengombinasikan presentation.

 

8. OSI layer mengombinasikan physical layer kedalam satu layer, sedangkan TCP/IP mengombinasikan data link.

 

By

Assignment Chapter 2

Pertanyaan:

1. Gambar dan jelaskan simbol -simbol yang anda ketahui yang berhubungan dengan jaringan komputer !

2. Apakah yang anda ketahui tentang Tipe jaringan Client Server dan Peer to Peer, kemudian berikan contohya!

3. Sebutkan jenis Logical Topology dan cara kerjanya !

4. Sebutkan jenis physical Topology dan cara kerjanya

5. Apakah yang dimaksud dengan Virtual Private Network ?  jelaskan cara kerjanya.

6. Apakah yang dimaksude dengan bandwith ? sebutkan satuan dari bandwith!

Status: 100% DONE

Keterangan: Saya sudahm mengerjakan Assignment ini dengan baik

Bukti:

1. Gambar dan jelaskan simbol -simbol yang anda ketahui yang berhubungan dengan jaringan komputer !

 

Gambar tabung dengan 4 anak panah didalamnya merupakan simbol dari router, yang merupakan sebuah perangkat yang berfungsi menghubungkan dua jaringan yang berbeda. Kalau kita perhatikan anak panahnya, akan terlihat ada dua anak panah yang mengarah ke dalam lingkaran dan dua lain mengarah ke luar lingkaran.

 

 Switch disimbolkan dengan sebuah kotak persegi yang terdapat 4 anak panah yang sejajar, dengan dua pasang anak panah yang memiliki arah yang berlawanan. Gambar keempat anak panah ini melambangkan bahwa alirang data yang melalui tiap-tiap port pada sebuah switch tidak akan dengan yang lainnya dan tidak akan tabrakan antara aliran pada port yang berbeda. Karena switch hanya bekerja pada jaringan LAN saja, maka bentuk dasar dari simbol switch ini dibedakan dengan router, yaitu hanya berbentuk kotak persegi saja.

Simbol HUB dan switch sebenarnya hampir sama, namun jumlah anak panahnyalah yang membedakan kedua simbol ini. Dan ini semakin menekannya bahwa HUB itu berbeda dengan switch. Pada simbol Hub, hanya memiliki satu anak panah. Yang mana anak panah tersebut melambangkan bahwa hub mengalirkan data hanya melalui satu aliran saja sehingga ada kemungkinan data yang dialirkan oleh Hub ini akan megalami tabrakan dengan data yang lainnya. Simbol hub dilambangkan kotak persegi karena hanya bekerja pada jaringan LAN saja, sama seperti switch.

2. Apakah yang anda ketahui tentang Tipe jaringan Client Server dan Peer to Peer, kemudian berikan contohya!
Peer to Peer

Peer to Peer ialah model jaringan yang dapat memberikan kedudukan yang sama terhadap komputer, tak ada yang bertindak sebagai server atau client sehingga tidak ada media penyimpanan yang bersifat umum. Pada model ini dua komputer dapat berhubungan secara langsung tanpa tergantung pada server.

Contoh:

  • Jaringan Peer to Peer tanpa Menggunakan Switch
  • Siapkan 2 komputer atau leptop.
  • Siapkan kabel Crossover.

 

Client Server

Client Server ialah suatu model jaringan yang memiliki client dan server. Client ialah komputer yang meminta layanan (dapat berupa data atau perangkat keras misalnya printer), sementara server ialah komputer yang bertindak untuk melayani permintaan client.

Contoh:

Contoh client server mengacu pada desain aplikasi atau macam dari arsitektur aplikasi client server tersebut, diantarnya; “one-tier” standalone, pada arsitektur ini semua pemrosesan dilakukan pada mainframe. Tipe model ini ialah dimana semua proses terjadi secara terpusat yang dikenal sebagai basis-host. Kekurangan yang terjadi pada tipe ini yaitu semakin banyak user yang mengakses, maka akan semakin kewalahan.

 

3. Sebutkan jenis Logical Topology dan cara kerjanya !

topologi logis adalah cara sinyal bertindak pada media jaringan, atau cara data melewati jaringan dari satu perangkat ke perangkat

Macam- macam jenis Logical Topology yaitu Ethernet, FDDI(Fiber Distributed Data Interchange), Token Ring, ARCnet, dan ATM.

 

4. Sebutkan jenis physical Topology dan cara kerjanya

Topologi Physical adalah cara pola penataan letak yang mengacu pada … Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial

Macam- macam jenis physical topology Bus Topology: Salah satu jaringan yang masih menggunakan kabel coaxial (kabel antena)

 

5. Apakah yang dimaksud dengan Virtual Private Network ?  jelaskan cara kerjanya.

VPN (Virtual Private Network) adalah layanan koneksi yang memberikan Anda akses ke website secara aman (secure) dan pribadi (private) dengan mengubah jalur koneksi melalui server dan menyembunyikan pertukaran data yang terjadi.
Cara kerja VPN pada dasarnya adalah dengan membuat jaringan di dalam jaringan, atau sering juga disebut tunneling. Hal ini bertujuan untuk membuat jalur koneksi secara privat dengan memanfaatkan struktur jaringan lain. Hal ini dapat juga membuat kita mengakses dengan mudah situs-situs yang diblokir.
6. Apakah yang dimaksude dengan bandwith ? sebutkan satuan dari bandwith!
Bandwidht merupakan perhitungan kosumsi data atau kuota yang dihitung dalam byte per second (Bps) yang terjadi anatara jaringan satu dengan jaringan lainnya. Apabila jumlah bandwidth besar maka memungkinkan koneksi internet anda akan menjadi lebih cepat.
Satuan Bandwidth adalah bits per second (bps). Contoh: bandwidth sebuah koneksi Internet adalah 60 Mbps artinya koneksi Internet tersebut mampu untuk memindahkan maksimal sebanyak 60 juta bit data tiap detiknya.

By

Assignment chapter 2

Pertanyaan :

Kerjakan Soal berikut Submit jawaban anda di idu

 

Perhatikan waktu submit nya.

 

1. Gambar dan jelaskan simbol -simbol yang anda ketahui yang berhubungan dengan jaringan komputer !

 

2. Apakah yang anda ketahui tentang Tipe jaringan Client Server dan Peer to Peer, kemudian berikan contohya!

 

3. Sebutkan jenis Logical Topology dan cara kerjanya !

 

4. Sebutkan jenis physical Topology dan cara kerjanya

 

5. Apakah yang dimaksud dengan Virtual Private Network ? jelaskan cara kerjanya.

 

6. Apakah yang dimaksud dengan bandwith ? sebutkan satuan dari bandwith!

 

Status : 100%

Keterangan : sudah dikerjakan

Bukti :

1.a.imbol Router

Gambar tabung dengan 4 anak panah didalamnya merupakan simbol dari router, yang merupakan sebuah perangkat yang berfungsi menghubungkan dua jaringan yang berbeda. Kalau kita perhatikan anak panahnya, akan terlihat ada dua anak panah yang mengarah ke dalam lingkaran dan dua lain mengarah ke luar lingkaran.

 

Penetapan arak keempat anak panah ini bukan tanpa alasan. Dua anak panah yang mengarah ke dalam lnigkarang menggambarkan aliran data yang berasal luar router atau beberapa segment jaringan, kemudian oleh router aliran data tersebut diteruskan segment jaringan lainnya yang berbeda dengan sumber data yang masuk (dilambangkan dengan dua anak panah keluar lingkaran). Jadi, simbol ini sudah mewakili fungsi utama sebuah router.

 

b. Simbol Switch

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

 

Switch disimbolkan dengan sebuah kotak persegi yang terdapat 4 anak panah yang sejajar, dengan dua pasang anak panah yang memiliki arah yang berlawanan. Gambar keempat anak panah ini melambangkan bahwa alirang data yang melalui tiap-tiap port pada sebuah switch tidak akan dengan yang lainnya dan tidak akan tabrakan antara aliran pada port yang berbeda. Karena switch hanya bekerja pada jaringan LAN saja, maka bentuk dasar dari simbol switch ini dibedakan dengan router, yaitu hanya berbentuk kotak persegi saja.

 

c. Simbol HUB

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

 

Simbol HUB dan switch sebenarnya hampir sama, namun jumlah anak panahnyalah yang membedakan kedua simbol ini. Dan ini semakin menekannya bahwa HUB itu berbeda dengan switch. Pada simbol Hub, hanya memiliki satu anak panah. Yang mana anak panah tersebut melambangkan bahwa hub mengalirkan data hanya melalui satu aliran saja sehingga ada kemungkinan data yang dialirkan oleh Hub ini akan megalami tabrakan dengan data yang lainnya. Simbol hub dilambangkan kotak persegi karena hanya bekerja pada jaringan LAN saja, sama seperti switch.

 

d. Simbol Firewall

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

 

Beberapa network diagram menggambarkan firewall dengan simbol tembok yang disusun oleh batu bata yang berapi, namun ada juga yang menggambarkannya hanya tembok saja tidak menggunakan api. Namun itu tidak menjadi masalah, karena kedua sama saja. Firewall adalah sebuah sistem pengaman pada sebuah jaringan yang pada prakteknya bisa berupa software maupun hardware. Jadi gambar tembok pada simbol firewall ini melambangkan penyaring atau penghalang setiap data yang hendak dialirkan.

 

e. Simbol Wireless

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

 

Koneksi wireless biasanya dilambangkan dengan sinyal elektromagnetik.

 

f. Simbol Internet

Simbol-Simbol Pada Jaringan Komputer yang Harus Kamu Ketahui

 

Pada network diagram, internet selalu dilambangkan dengan gambar awan atau sering disebut “cloud”. Mengapa demikian? Karena awan dapat kita temui dimana saja dan kapan saja. Dan juga awan di suatu tempat dapat terhubung dengan awan di tempat lain Jadi, ini cukup melambangkan sebuah internet, yang bisa kita akses dari mana saja untuk dapat terhubng dengan siapapun dan dimanapun mereka berada.

 

2. a. Jaringan Client Server

 

 

Jaringan client server menghubungkan komputer yang bertindak sebagai server yang memberikan layanan dan komputer yang berlaku sebagai client yang meminta dan memperoleh layanan. Server di jaringan tipe ini disebut sebagai dedicated server karena murni berperan sebagai server penyedia layanan kepada workstation dan server tidak dapat berperan sebagai workstation.

 

Jaringan client server merupakan jaringan yang sesuai untuk perusahaan dengan lebih dari delapan nodes. Pada jaringan ini satu komputer yang memiliki kemampuan lebih berperan sebagai server yang menyediakan layanan, sementara komputer lainnya berperan sebagai client yang mengakses sumberdaya pada server. Dalam sebuah server, perusahaan dapat menyimpan sejumlah file data yang besar, termasuk program dan data, dan diharapkan seluruh komputer yang mengakses file-file tersebut akan dapat menggunakan mereka pada kecepatan yang sama.

 

Kelebihan Jaringan Client Server :

 

Kecepatan akses lebih tinggi karena penyedia dan pengelolaan fasilitas jaringan dilakukan secara khusus oleh satu komputer server.

Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena ada sebuah komputer yang bertugas sebagai administrator yang mengelola administrasi dan sistem keamanan.

Sistem backup data lebih baik karena dilakukan terpusat di server.

Kelemahan Jaringan Client Server :

 

Biaya operasional relatif lebih mahal dari jaringan peer to peer.

Harus ada satu komputer khusus dengan kemampuan lebih sebagai server.

Kelangsungan jaringan bergantung pada server. Jika server mengalami gangguan maka seluruh jaringan akan terganggu.

Contoh client server mengacu pada desain aplikasi atau macam dari arsitektur aplikasi client server tersebut, diantarnya; “one-tier” standalone, pada arsitektur ini semua pemrosesan dilakukan pada mainframe. Tipe model ini ialah dimana semua proses terjadi secara terpusat yang dikenal sebagai basis-host. Kekurangan yang terjadi pada tipe ini yaitu semakin banyak user yang mengakses, maka akan semakin kewalahan.

 

Model kedua yaitu client server “two-tier” ialah model aplikasi yang pemrosesannya terjadi pada client dan server. Model ini ialah tipikal aplikasi degnan banyak client dan server yang dihubungkan melalui sebuah jaringan.

 

Ketiga yaitu three-tier merupakan sebuah arsitektur dari client-server yang sudah di inovasi. Pada arsitektur tipe ini terdapat application server yang berdiri diantara client dan database server. Arsitektur semacam ini banyak diterapkan dengan menggunakan web application karena dengan demikian komputer client akan melakukan instalasi web browser.

 

Model keempat ialah multi-tier, model ini sangat mirip dengan model sebelumnya yaitu three tier. Perbedaannya terletak pada adanya business logic server. Model keempat yang merupakan arsitektur dari client server ini memberikan bentuk tree-tier yang diperluas dalam bentuk fisik yang terdistribusi.

 

b. Jaringan Peer to Peer

 

 

Jaringan peer to peer menghubungkan komputer-komputer (host) yang setara. Semua host dalam jaringan ini dapat berlaku sebagai server yang memberi layanan maupun berlaku sebagai client yang meminta dan memperoleh layanan. Pertukaran data dapat dilakukan antar komputer yang terhubung tanpa perantara komputer server. Bila ditinjau dari peran server, maka server di jaringan peer to peer diistilahkan non-dedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.

 

Jaringan peer to peer merupakan tipe jaringan yang paling sesuai untuk perusahaan yang mempunyai kurang dari delapan nodes. Seluruh komputer di jaringan ini dihubungkan bersama, sering menggunakan sebuah hub sebagai peralatan pusat hubungan. Harddisk, printer, CD ROM, dan peralatan lainnya dapat diakses oleh seluruh komputer yang terhubung di jaringan ini. Tipe jaringan ini relatif murah dan mudah di-setup, tetapi tipe jaringan ini bukan solusi terbaik bagi perusahaan yang bekerja dengan jumlah data besar.

 

Kelebihan Jaringan peer to peer :

 

Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, printer, CD ROM.

Biaya operasional relatif lebih murah dari tipe jaringan client-server.

Kelangsungan kerja jaringan tidak bergantung pada satu server. Jika satu komputer mati tidak akan mengganggu komputer lainnya.

Kelemahan Jaringan peer to peer :

 

Troubleshooting jaringan lebih sulit.

Unjuk kerja lebih rendah.

Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user.

Backup data harus dilakukan masing-masing komputer.

Contoh :

 

1.File Sharing

 

Di dalam perusahaan biasanya terdapat banyak komputer dalam satu ruangan. Nah, biasanya di dalam ruangan tersebut, seluruh komputer sudah dapat saling terhubung satu sama lain. Tidak hanya pada sesama komputer saja. Jika kamu mencoba cetak sebauh dokumen pada satu printer saja itu juga merupakan salah satu contoh penerapan Jaringan Peer to Peer.

 

Tidak hanya saling terhubung dalam bentuk penggunaan cetak dokumen saja, setiap komputer yang saling terhubung pun sudah dapat melakukan kirim-mengirim berbagai macam file. Baik itu, file dokumen, foto, video, musik, bahkan sampai saling mengirim aplikasi pun juga dapat dilakukan apabila komputer-komputer tersebut sudah menggunakan Jaringan Peer to Peer.

 

2. Komunikasi

 

Jaringan Peer to Peer juga dapat mencakup komunikasi dalam koneksi antar komputer seperti email. Jika kamu pernah mengenal atau bahkan pernah menggunakan aplikasi Yahoo Messenger, aplikasi tersebut merupakan contoh penggunaan Jaringan Peer to Peer dalam komunikasi. Selain Yahoo Messengger, banyak juga aplikasi pesan instan atau instant messeging yang juga menggunakan konsep Jaringan Peer to Peer seperti Skype yang menggunakan kamera dan pesan teks untuk saling berkomunikasi.

 

Seiring berjalannya waktu, Jaringan Peer to Peer juga bisa kita gunakan pada perangkat smartphone seperti Whatsapp, Blackberry Messenger atau BBM, LINE, Telegram, dan lain-lain. Bahkan, media sosial juga menggunakan konsep jaringan Peer to Peer dalam memberikan fasilitas tambahan untuk para penggunanya. Bisa kita lihat di Facebook, Twitter, Instagram, dan aplikasi media sosial lainnya.

 

Konsep komunikasi dan file sharing juga dapat digabungkan dengan menggunakan Jaringan Peer to Peer. Bisa kita lihat pada apliakasi pesan instan yang tidak hanya mengirimkan atau menerima pesan berupa teks saja, tetapi juga dapat digunakan sebagai alat untuk mengirimkan file-file. Baik itu file dokumen, foto, video, link, dan berbagai macam file lainnya.

 

3. Streaming Multimedia

 

Seiring dengan semakin berkembangnya internet di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, cara menikmati streaming juga menjadi salah satu gaya hidup yang bisa kita jumpai di tengah masyarakat. Padahal mungkin kamu baru tahu jika streaming juga merupakan salah satu bagian dari Jaringan Peer to Peer.

 

Untuk streaming video, sudah ada salah satu situs penyedia streaming video terpopuler saat ini, yakni Youtube. Selain, Youtube, masih ada website yang menyediakan streaming video seperti Vimeo, Dailymotion, dan lain-lain. Untuk streaming musik, kini sudah ada aplikasi di Android yang bernama Joox, Spotify, Soundcloud dan aplikasi streaming musik lainnya.

 

Video streaming saat ini juga tidak hanya untuk hiburan semata saja. Saat ini juga sudah ada aplikasi yang menyediakan sistem pembelajaran menggunakan format video. Sistem tersebut dinamakan E-Learning.

 

3. Dua jenis yang paling umum dari Logical Topology adalah Broadcast dan Token Passing

 

Broadcast : mengindikasikan bahwa setiap host mengirimkan datanya ke semua host lain pada media jaringan. Konsep yang digunakan adalah pertama datang, pertama dilayani. Ethernet bekerja dengan cara ini.

Token Passing : Dalam tipe topologi ini, token elektronik dilewatkan secara berurutan ke setiap host. Ketika sebuah host menerima token, host yang dapat mengirim data pada jaringan. Jika host tidak memiliki data untuk mengirim, maka token akan lewat ke host selanjutnya dan proses berulang. Dua contoh jaringan yang menggunakan token passing adalah Token Ring dan Fiber Distributed Data Interface (FDDI).

4. Jenis Physical Topology

 

Topologi bus menggunakan kabel backbone tunggal yang diakhiri pada kedua ujungnya. Semua host terhubung langsung ke backbone ini.

Topologi ring menghubungkan satu host ke yang berikutnya dan host terakhir ke pertama. Hal ini menciptakan sebuah cincin fisik kabel.

Topologi star menghubungkan semua kabel ke titik pusat.

Extended Star Topology menghubungkan masing –masing Star Topology bersama-sama dengan menghubungkan hub atau switch.

Hierarchical topology hirarki mirip dengan Extended Star Topology. Namun, tidak menghubungkan hub atau switch bersama-sama, sistem ini terkait dengan sebuah komputer yang mengendalikan lalu lintas di topology

Mesh Topology diimplementasikan untuk menyediakan perlindungan sebanyak mungkin dari gangguan layanan. Misalnya, pembangkit listrik tenaga nuklir mungkin menggunakan topologi mesh dalam sistem kontrol jaringan. Seperti yang terlihat dalam grafik, masing-masing host memiliki koneksi sendiri untuk semua host lain. Meskipun internet memiliki beberapa jalur untuk setiap satu lokasi, tidak mengadopsi mesh topologi secara keseluruhan.

5. Virtual Private Network (VPN), Sebuah jaringan pribadi vitual (VPN) adalah jaringan pribadi yang dibangun dalam infrastruktur jaringan publik seperti Internet global. Menggunakan VPN, telecommuter jarak jauh dapat mengakses jaringan kantor pusat perusahaan. Melalui internet, tunnel yang aman dapat dibangun antara PC dari telecommuter dan router VPN di kantor pusat perusahaan.

 

6. Bandwidth adalah kapasitas yang dapat digunakan pada kabel ethernet agar dapat dilewati trafik paket data dengan maksimal tertentu. Pengertian lain dari bandwidth internet adalah jumlah konsumsi transfer data yang dihitung dalam satuan waktu bit per second (bps).

Satuan yang dipakai untuk bandwidth adalah bits per second atau sering disingkat sebagai bps. Seperti kita tahu bahwa bit atau binary digit adalah basis angka yang terdiri dari angka 0 dan 1. Satuan ini menggambarkan seberapa banyak bit (angka 0 dan 1) yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yang lain dalam setiap detiknya melalui suatu media.

 

 

By

Crimping a CAT5 – UTP

Pertanyaan:

Dear All

Saya yakin semua sudah membaca materi di pertemuan 1.

Nah suatu hal yang secara umum berhubungan dengan jaringan komputer adalah cable.

Tugas kali ini adalah, tiap mahasiswa harus membuat 2 buah cable dengan model straight dan cross.

Apa itu straight dan cross bisa di baca dimateri.

Tugas yang sederhana, adalah tiap mahasiswa harus membuat video tentang pembuatan cable ini di youtube .

Contohnya seperti ini ya …

Status: DONE

Keterangan:

Bukti:

https://youtu.be/p1Drw83ujQI

By

SKUP VIRRA YULIA ARIEFFATUL FAUZIAH

 

Assalamualaikum.. Perkenalkan nama Saya Virra Yulia Arieffatul Fauziah

 

Kalian Bisa panggil saya Virra

 

Saya adalah salah Satu Mahasiswa Universitas raharja Jurusan Sistem Informasi dengan Jenjang S1. Saya sekarang sedang menjalankan Semester 4 di kampus Universitas Raharja. Skup ini dibuat untuk melengkapi Tugas saya pada matakuliah Jaringan Komputer yang diajarkan oleh pak DENDY JONAS MANAGAS, M.kom

 

Berikut Biodata Lengkap saya:

 

Nama : Virra Yulia Arieffatul Fauziah

 

NIM : 1911426335

 

Jurusan : Sistem Informasi

 

Tempat & Tanggal lahir : Trenggalek, 22-02-2001

By

SKUP-Rina agustina-PR138A

Assalamualaikum.. Perkenalkan nama Saya Rina Agustina

Kalian Bisa panggil saya Rina

Saya adalah salah Satu Mahasiswa Universitas raharja Jurusan Sistem Informasi dengan Jenjang S1 . Skup ini dibuat untuk melengkapi Tugas saya pada matakuliah Perancangan Hompage dengan kode kelas PR-138A.

Berikut Biodata Lengkap saya:

Nama : Rina Agustina

NIM : 1811491001

Jurusan : Sistem Informasi

Dibawah Ini adalah SKUP yang Saya buat sebagai tanda bahwa saya telah mengerjakan  assigment dari bapak Padeli

No
Assignment
Status
Grade
1.
Membuat email Raharja.info
Done
2.
Membuat iME
Done
3.
Membuat SKUP
Done
4.
Pertemuan 2
5.
Pertemuan 3

 

By

Review Pertemuan 13

Pertanyaan:

  1. Apakah yang dimaksud dengan WAN ?
  2. Apakah yang dimaksud dengan VPN ?
  3. Sebut dan Jelaskan metode keamanan yang digunakan dalam VPN ?
  4. Sebutkan alasan keuntungan dan kerugian penggunaan VPN dari sudut pandang user mahasiswa !
  5. Apakah yang dimaksud dengan BRI dan PRI dalam hubungannya di ISDN ?
  6. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan design network hirarki ?
  7. Jelaskan mengenai teknologi protocol berikut
    1. ISDN
    2. Frame Relay
    3. ATM

Status: Selesai
Keterangan: Saya sudah menyelesaikan assignment ini
Bukti:


1.Apakah yang dimaksud dengan WAN ?

WAN atau Wide Area Network merupakan salah satu jaringan computer dengan area cakupan yang sangat besar seperti jaringan komputer yang mencangkup antar wilayah, antar kota bahkan dapat antar Negara dengan definisi jaringan komputer yang dalam penggunaannya menggunakan router dan saluran komunikasi publik.


2.Apakah yang dimaksud dengan VPN ?

VPN (Virtual Private Network) adalah sebuah cara aman untuk mengakses local area network yang berada pada jangkauan tertentu, dengan menggunakan internet atau jaringan umum lainnya untuk melakukan transmisi data paket secara pribadi. Jika diartikan satu per satu, virtual merupakan hal yang tidak nyata atau semu, di dunia maya/internet. Lalu, definisi dari private adalah hal yang bersifat pribadi, tidak bisa diakses sembarang orang. Untuk menjaga kerahasaiannya dari jaringan publik, maka semua data akan dienkripsi. Sedangkan network adalah jaringan koneksi yang saling terhubung.


3.Sebut dan Jelaskan metode keamanan yang digunakan dalam VPN ?

  • Kerahasiaan sehingga bahkan jika lalu lintas mengendus, penyerang hanya akan melihat data dienkripsi yang dia / dia tidak bisa mengerti. Membiarkan otentikasi pengirim untuk mencegah pengguna yang tidak sah dari mengakses VPN. Integritas pesan untuk mendeteksi setiap kasus pesan ditransmisikan yang telah dirusak denganAman VPN protokol termasuk berikut:
  • IPSec (Internet Protocol Security) dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), dan pada awalnya dikembangkan untuk IPv6, yang memerlukannya. Ini protokol keamanan berbasis standar juga banyak digunakan dengan IPv4. Layer 2 Tunneling Protocol sering berjalan lebih dari IPSec. Desainnya memenuhi tujuan keamanan paling: otentikasi, integritas, dan kerahasiaan. IPSec fungsi melalui enkripsi dan encapsulating paket IP dalam sebuah paket IPSec. De-enkapsulasi terjadi pada akhir terowongan, di mana paket IP asli didekripsi dan diteruskan ke tujuan yang dimaksud.
  • Transport Layer Security (SSL / TLS) dapat terowongan lalu lintas seluruh jaringan itu, seperti halnya dalam proyek OpenVPN, atau mengamankan koneksi individu. Sejumlah vendor menyediakan akses remote VPN kemampuan melalui SSL. Sebuah VPN SSL dapat terhubung dari lokasi di mana IPsec berjalan ke masalah dengan Network Address Translation dan aturan firewall.
  • Datagram Transport Layer Security (DTLS), digunakan dalam Cisco VPN AnyConnect, untuk memecahkan masalah SSL / TLS telah dengan tunneling atas UDP.
  • Microsoft Point-to-Point Encryption (MPPE) bekerja dengan Protokol Point-to-Point Tunneling dan implementasi kompatibel beberapa pada platform lainnya.
  • Microsoft Aman Protocol Socket Tunneling (SSTP), diperkenalkan pada Windows Server 2008 dan Windows Vista Service Pack 1. SSTP terowongan Point-to-Point Protocol (PPP) atau Layer 2 Tunneling Protocol lalu lintas melalui saluran SSL 3,0.
  • MPVPN (Jalur Jaringan multi Virtual Private). Ragula Sistem Pengembangan Perusahaan memiliki merek dagang terdaftar “MPVPN”.
  • Secure Shell (SSH) VPN – OpenSSH menawarkan VPN tunneling (berbeda dari port forwarding) untuk mengamankan koneksi remote ke jaringan atau antar-network link. OpenSSH server menyediakan sejumlah terowongan bersamaan dan fitur VPN itu sendiri tidak mendukung otentikasi pribadi.
  • Otentikasi, Endpoint terowongan harus mengotentikasi sebelum aman VPN terowongan dapat dibentuk.
    Dibuat pengguna VPN akses remote dapat menggunakan password, biometrik, dua-faktor otentikasi atau metode kriptografi lainnya.Jaringan-jaringan terowongan sering menggunakan password atau sertifikat digital, karena mereka secara permanen menyimpan kunci untuk memungkinkan terowongan untuk menetapkan secara otomatis dan tanpa intervensi dari pengguna.

4.Sebutkan alasan keuntungan dan kerugian penggunaan VPN dari sudut pandang user mahasiswa !

Keuntungan:

  • Dengan VPN mahasiswa dapat mengakses komputer atau jaringan kampus, dari mana saja selama terhubung ke internet
  • Dengan koneksi VPN mahasiswa bisa berselancar dengan aman ketika menggunakan akses internet publik seperti hotspot atau internet kampus.
  • Penggunaaan VPN dapat mengurangi biaya operasional bila dibandingkan dengan penggunaan leased line sebagai cara tradisional untuk mengimplementasikan WAN.
  • Penggunaan VPN akan meningkatkan skalabilitas.

Kerugian:

  • Koneksi internet (jaringan publik) yang tidak bisa kita prediksi. Hal ini dapat kita maklumi karena pada dasarnya kita hanya “nebeng” koneksi pada jaringan pihak lain sehingga otomatis kita tidak mempunyai kontrol terhadap jaringan tersebut.
  • Perhatian lebih terhadap keamanan. Lagi-lagi karena faktor penggunaan jaringan publik, maka kita perlu memberikan perhatian yang lebih untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyadapan, hacking dan tindakan cyber crime pada jaringan VPN.

5.Apakah yang dimaksud dengan BRI dan PRI dalam hubungannya di ISDN ?

Faktanya, PRI dan BRI tidak berbeda. Keduanya menggunakan saluran V untuk mengirimkan konten nyata dan menggunakan saluran D untuk sinyal dan komunikasi lainnya. Perbedaannya adalah jumlah saluran yang mereka gunakan. BRI hanya menggunakan 2 saluran B, satu naik dan satu turun dan satu saluran D. Sebagai perbandingan, jumlah saluran yang digunakan oleh PRI bervariasi. Di Amerika Utara dan Jepang, konfigurasi default adalah 23 B saluran dengan satu saluran D. Konfigurasi lainnya adalah 46-saluran PRI dua-saluran dan saluran 2 D untuk cadangan saluran D. Ketika setiap saluran B ditransmisikan pada 64kbps, mudah untuk melihat bagaimana ini akan mempengaruhi kecepatan. BRI untuk kedua saluran memiliki kecepatan maksimum 128 kbps, dengan PRI berlipat ganda menjadi 1,47 Mbps untuk contoh di atas, atau 2,94 Mbps dengan PRI dua kali.

Dengan angka-angka ini, sangat jelas bagaimana PRI dapat lebih unggul dari BRI. Dan karena PRI menggunakan banyak saluran, dapat disesuaikan untuk menyesuaikan rute ke tempat yang paling membutuhkan bandwidth. Ini tidak dapat dilakukan dengan BRI karena hanya ada satu saluran di setiap arah. PRI telah disukai oleh perusahaan besar karena kecepatan dan fleksibilitasnya. Beberapa hari sebelum koneksi broadband, BRI adalah alternatif terbaik untuk konektivitas 56 kbit / s dan menjadi sangat populer di Eropa. Tetapi dengan munculnya broadband, BRI perlahan-lahan kehilangan tempatnya di pasar konsumen.


6.Jelaskan apakah yang dimaksud dengan design network hirarki ?

Desain jaringan hirarki adalah tingkatan konsentrasi jaringan atau aliran trafik pada titik interkoneksi dalam jaringan, sama dengan jumlah titik interkoneksi baris dalam jaringan. Model hirarki atau biasa disebut model pohon ini menggunakan pola hubungan dengan istilah orang tua dan anak. Terdapat juga istilah simpul (bercirikan kotak atau lingkaran).


7.Jelaskan mengenai teknologi protocol berikut:

  • ISDN
  • Frame Relay
  • ATM

ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu ruang lingkup pelayanan yang luas. Para pemakai ISDN diberikan keuntungan berupa fleksibilitas dan penghematan biaya, karena biaya untuk sistem yang terintegrasi ini akan jauh lebih murah apabila menggunakan sistem yang terpisah.

 

Frame Relay adalah protokol WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua dari model OSI, dan dapat diimplementasikan pada beberapa jenis interface jaringan. Frame relay adalah teknologi komunikasi berkecepatan tinggi yang telah digunakan pada ribuan jaringan di seluruh dunia untuk menghubungkan LAN, SNA, Internet dan bahkan aplikasi suara/voice.

Frame relay adalah cara mengirimkan informasi melalui wide area network (WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing-masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui “virtual circuit” sampai tujuan.

 

Asynchronous Transfer Mode atau Mode Transfer Asinkron (disingkat ATM) adalah nama sebuah jaringan khusus. ATM merupakan sebuah teknologi lapisan 2, yang dapat digunakan oleh siapa saja, tetapi sekaligus merupakan sebuah jaringan publik sebagaimana halnya Internet, dengan sistem pengalamatan yang dikelola secara rapi, sehingga setiap perangkat di dalam jaringan dapat memiliki sebuah identitas yang unik. Asynchronous Transfer Mode merupakan standar internasional untuk cell relay di mana multiple tipe layanan (semisal suara digital / voice, video, atau data) disampaikan dalam fixed length (53-byte) cells. Fixed-length cells memungkinkan proses sel (cell) berlangsung dalam perangkat keras (hardware), dengan demikian akan mereduksi keterlambatan transmit. ATM dirancang untuk transmisi media berkecepatan tinggi seperti E3, SONET, dan T3.

By

Review Pertemuan 13 JR111Z (Jaringan Komputer) – Risa Tria Lestari 1911424620

Pertanyaan :

  1. Apakah yang dimaksud dengan WAN ?
  2. Apakah yang dimaksud dengan VPN ?
  3. Sebut dan Jelaskan metode keamanan yang digunakan dalam VPN ?
  4. Sebutkan alasan keuntungan dan kerugian penggunaan VPN dari sudut pandang user mahasiswa !
  5. Apakah yang dimaksud dengan BRI dan PRI dalam hubungannya di ISDN ?
  6. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan design network hirarki ?
  7. Jelaskan mengenai teknologi protocol berikut
    1. ISDN
    2. Frame Relay
    3. ATM

Status : 100%

Keterangan : sudah dikerjakan

Jawaban :

1. WAN (Wide Area Network) adalah jaringan area luas, merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

2. VPN (Virtual Private Network) adalah jaringan pribadi virtual atau jaringan pribadi maya, merupakan suatu jaringan pribadi yang menggunakan media jaringan publik untuk menghubungkan antar remote-site secara aman. Jaringan pribadi virtual memberikan kemampuan bagi pengguna untuk mengirimkan dan menerima data sepanjang jaringan publik atau jaringan bersama seakan-akan komputer pengguna tersebut berhubungan dalam jaringan pribadi. Aplikasi yang berkomunikasi melalui “jaringan pribadi virtual” dapat memanfaatkan fungsi, keamanan, dan manajemen jaringan pribadi.

3. VPN adalah sebuah koneksi private melalui jaringan publik atau internet, virtual network berarti jaringan yang terjadi hanya bersifat private dimana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan terenkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan Publik. Metode pengamanan VPN dilakukan dengan membentuk koneksi logical antar beberapa node dalam jaringan yang bersifat public. Koneksi yang dibentuk dalam VPN merupakan koneksi virtual dan bersifat private dengan adanya fitur authentication serta policy-policy yang dibentuk oleh setiap router yang terlibat. Jika menggunakan VPN kita seolah-olah membuat jaringan di dalam jaringan atau biasa disebut tunnel. VPN menggunakan salah satu dari tiga teknologi tunneling yang ada yaitu: PPTP, L2TP dan standar terbaru, Internet Protocol Security (biasa disingkat menjadi IPSec). VPN dapat mengirim data antara dua komputer yang melewati jaringan public sehingga seolah-olah terhubung secara point to point. Data dienkapsulasi dengan header yang berisi informasi routing untuk mendapatkan koneksi point to point sehingga data dapat melewati jaringan public dan dapat mencapai akhir tujuan. Untuk mendapatkan koneksi bersifat private, data yang dikirimkan harus dienskripsi terlebih dahulu untuk menjaga kerahasiaannya, sehingga paket yang tertangkap ketika melewati jaringan publik tidak terbaca karena harus melewati proses dekripsi.

4. Keuntungan VPN, terdiri atas :

  • Keamanan, dengan koneksi VPN kita bisa berselancar dengan aman ketika menggunakan akses internet publik seperti hotspot atau internet cafe.
  • Menghemat biaya setup jaringan, VPN dapat digunakan sebagai teknologi alternatif untuk menghubungkan jaringan lokal yang luas dengan biaya yang relatif kecil, karena transmisi data teknologi VPN menggunakan media jaringan public yang sudah ada tanpa perlu membangun jaringan pribadi.
  • Kemampuan membentuk jaringan LAN yang tidak di batasi tempat dan waktu, karena koneksitasnya dilakukan via internet. Koneksi internet apapun dapat digunakan seperti Dial-Up, ADSL, Cable Modem, WIFI, 3G, CDMA Net, GPRS,& . sistem PVN ini paling tepat digunakan untuk penggunaan suatu database terpusat untuk mengkomunikasikan antara server dan client via internet seperti Aplikasi Perdagangan, Purchase, P.O.S, Accounting, Cashir, Billing system, General Ledger, DLL
  • Tidak ada ketergantungan terhadap keharusan memiliki IP Publik yang berharga mahal. Cukup menggunakan IP dynamic saja dengan kata lain  asal PC anda bisa berinternet .
  • Tidak membutuhkan Peralatan/hardware tambahan yang berfungsi sebagai IP forwarder/Port Forwader yang menambah investasi anda.
  • Dengan menggunakan software yang bekerja dijaringan LAN anda dapat melakukan pertukaran data secara langsung, Printing , Remote View, Mengatur administrasi PC anda, yang kesemua itu dapat dilakukan dimanapun anda berada selama anda bisa terhubung ke internet
  • Dapat mengakses akses yang diblok
  • Berselancar dengan aman ketika di akses internet publik / hotspot

Kerugian VPN, terdiri atas :

  • Koneksi internet (jaringan publik) yang tidak bisa kita prediksi. Hal ini dapat kita maklumi karena pada dasarnya kita hanya “nebeng” koneksi pada jaringan pihak lain sehingga otomatis kita tidak mempunyai kontrol terhadap jaringan tersebut.
  • Perhatian lebih terhadap keamanan. Lagi-lagi karena faktor penggunaan jaringan publik, maka kita perlu memberikan perhatian yang lebih untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyadapan, hacking dan tindakan cyber crime pada jaringan VPN.
  • Rawan Penyadapan
  • Tidak ada Kendali Utama Pengguna
  • Perangkat Tidak Sesuai
  • Tidak Adanya Standar Yang Memenuhi

5. ISDN (Integrated Services Digital Network) merupakan pengembangan dari jaringan telepon IDN (Integrated Digital Network) yang menyediakan hubungan digital dari ujung satu pelanggan ke ujung pelanggan lain secara digital untuk proses transformasi informasi dalam bentuk suara, data, dan gambar.  Jaringan ISDN meliputi dua jenis interfaces: Basic Rate Interface (BRI) dan Primary Rate Interface (PRI). Kedua jenis interface ini memberikan banyak channel-2 Bearer digital (B Channel) dimana anda bisa menggunakannya untuk membuat koneksi WAN temporary agar bisa mengirim data. Karena kedua jenis jaringan ISDN BRI maupun PRI ini mempunyai banyak channel B, sebuah jalur BRI maupun PRI dapat memiliki circuit dial digital yang bisa dipakai untuk koneksi secara bersamaan ke beberapa site sekaligus, ataupun banyak circuit yang terhubung ke koneksi remote router yang sama untuk meningkatkan ketersediaan bandwidth kepada site tersebut. Channel B digunakan untuk mentransport data. Channel B beroperasi pada kecepatan 64 Kbps. Sementara untuk memberikan data sinyal panggilan ISDN menggunakan channel D. Jadi untuk proses pengendalian channel D yang dipakai, sementara untuk keperluan data transfer channel B yang dipakai. Saat sebuah router membuat sebuah panggilan Channel B ke piranti lainnya menggunakan baik BRI atau PRI, dia akan mengirim nomor telpon yang akan dihubungi kedalam pesan melalui channel D. Kemudian central telephone menerima pesan tersebut dan kemudian men-setup circuit. Untuk membuat sinyal panggilan baru ke jaringan ISDN layaknya kita mengangkat telpon dan menekan tombol nomor yang akan kita hubungi untuk bicara. Perbadaan jenis ISDN adalah pada sejumlah B channel yang dipakai. Sebagai contoh untuk ISDN BRI merujuk pada 2B+D, BRI menggunakan 2 channel B dan satu channel D sebagai pengendali. Sementara untuk ISDN PRI yang berdasarkan frame T1 merujuk pada 23B+D, dan ISDN PRI yang berdasarkan pada E1 untuk mengirim data digital dengan cepat dan efficient dimana bisa dilewatkan pada medium jalur telpon anda.

6. Network Hierarchy atau hirarki jaringan adalah alat tingkat tinggi yang berguna untuk merancang infrastruktur jaringan yang handal, terukur, dan hemat biaya. Sebuah desain jaringan hirarki membagi jaringan ke dalam lapisan diskrit. Setiap lapisan atau tier, dalam hirarki menyediakan fungsi tertentu yang mendefinisikan perannya dalam jaringan secara keseluruhan. Ini membantu desainer jaringan dan arsitek untuk mengoptimalkan dan memilih yang tepat perangkat keras jaringan, perangkat lunak, dan fitur untuk melakukan peran spesifik untuk lapisan jaringan. model hirarki berlaku untuk LAN dan desain WAN.

7. a. ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu ruang lingkup pelayanan yang luas. Tujuan utama dari ISDN adalah mengintegrasikan service voice dannon-voice. Jaringan ISDN dibangun dengan tujuan untuk mendapatkan jaringan yang fully digital. ISDN memungkinkan sinyal digital ditransmisikan melalui jaringan telepon yang sudah ada.

Keuntungannya adalah :

  • 1. ISDN menawarkan kecepatan dan kualitas tinggi dalam pengiriman data, bahkan 10 kali lebih cepat dibanding PSTN
  • 2. Efisien, dalam satu saluran saja dapat mengirim berbagai jenis layanan (gambar, suara , video) sehingga efisien dalam pemanfaatan waktu  3.  Fleksibel, Single interface untuk terminal bervariasi
  • 4. Hemat biaya, hanya membutuhan satu terminal tunggal untuk audio dan video

b. Frame Relay adalah protokol WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua dari model OSI, dan dapat diimplementasikan pada beberapa jenis interface jaringan. Frame relay merupakan teknologi komunikasi berkecepatan tinggi yang telah digunakan pada ribuan jaringan di seluruh dunia untuk menghubungkan LAN, SNA, Internet dan bahkan aplikasi suara/voice serta cara mengirimkan informasi melalui wide area network (WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing-masing frame mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan. Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan melalui virtual circuit sampai tujuan.

Beberapa fitur frame relay :
1. Kecepatan tinggi
2. Bandwidth Dinamik
3. Performansi yang baik/ Good Performance
4. Overhead yang rendah dan kehandalah tinggi (High Reliability

Perangkat Frame Relay

Sebuah jaringan frame relay terdiri dari endpoint (PC, server, komputer host), perangkat akses frame relay (bridge, router, host, frame relay access device/FRAD) dan perangkat jaringan (packet switch, router, multiplexer T1/E1). Perangkat-perangkat tersebut dibagi menjadi dua kategori yang berbeda:

  1. DTE: Data Terminating Equipment
  2. DCE: Data Communication Equipment

Prinsip Kerja Frame Relay :

  • Data flow pada dasarnya memiliki pengarahan yang berbasis pada header yang memuat DLCI, yang mendeskripsikan destination dari frame-nya. Jika suatu network mempunyai problem dalam menangani sebuah frame, baik yang disebabkan oleh kesalahan pada network atau congestion, secara praktis network tersebut akan men-discard frame tersebut.
  • Frame Relay membutuhkan network dengan low-error rate untuk mencapai kinerja yang baik. Dikarenakan tidak adanya kemampuan untuk error correction, maka Frame Relay bergantung pada protokol-protokol pada layer yang lebih tinggi di dalam piranti pengguna yang memiliki kecerdasan untuk melakukan recovery dengan retransmit frame-frame yang hilang.
  • Error recovery oleh protokol-protokol pada layer yang lebih tinggi, walaupun itu otomatis dan dapat diandalkan, adalah tidak ekonomis dipandang dari segi process-delay dan bandwidth. Maka mau tidak mau network harus meminimumkan terjadinya frame discarding. Data Discarding adalah  suatu cara yang dilakukan apabila muncul suatu masalah dengan penanganan suatu frame -bila frame yang diterima error- yang bertujuan untuk menjaga mekanisme dasar Frame Relay sesederhana mungkin. Yang menyebabkan frame discardingtersebut yakni bit error dan congestion. Prinsip kerja Protocol Recovery pada Higher Layer adalah melakukan sebuah recovery pada sebuah frame dengan menjaga path dari urutan angka-angka berbagai frame yang di-send dan di-receive. Acknowledgement ditransmit untuk memberitahukan kepada sisi sender, nomor-nomor frame mana yang telah diterima dengan baik. Jika suatu urutan nomor hilang, sesudah menunggu selama periode time out tertentu, sisi receiver akan meminta retransmission. Dengan demikian software di kedua sisi tersebut akan menjamin bahwa semua frame pada akhirnya diterima tanpa kesalahan.
Keuntungannya :
  • Tingkat kehandalannya tinggi dengan dukungan sistem transmisi Fiber Optic dan network yang handal
  • Lebih ekonomis untuk berbagai tujuan karena menggunakan satu saluran fisik untuk menghubungi ke berbagai tujuan
  • Dapat menggunakan berbagai protocol komunikasi dan jenis aplikasi
  • Memiliki tingkat keamanan yang tinggi karena merupakan jaringan private
  • Multi connection dari satu port ke tujuan yang berbeda dapat dilakukan dengan hanya menempatkan satu port. Hal ini akan menghemat dimensi fisik, kabel, serta kompleksitas

Kelemahannya :

  • Koneksi akan lambat bila terjadi kongesti jaringan / congestion network
  • Kesulitan untuk memastikan Quality of Service, karena Frame Relay menggunakan variable length packets.
  • Tidak ada flow control dan error control
  • Delay yang sangat besar

c. Asynchronous Transfer Mode (ATM) adalah teknologi switching dan multiplexing, dimaksudkan untuk memindahkan berbagai jenis trafik (data, suara, video, audio) dengan cepat dan efisien. Circuit switching umumnya mensyaratkan bahwa paket di set ke posisi dalam frame berulang, misalnya sinkron dalam waktu, langkah, sesuai dengan aplikasi dan / atau jam jaringan. ATM adalah suatu mode transfer yang berorientasi pada bentuk paket yang spesifik, dengan panjang tetap, berdasarkan system Asynchronous Time Division Multiplexing (ATDM), menggunakan format dengan ukuran tertentu yang disebut sel. Informasi yang terdapat didalam sel ditransmisikan dalam jaringan setelah Sebelumnya ditambahkan header diawal sel yang berfungsi sebagai routing dan control sel.

Cara kerja ATM adalah dengan memotong-motong dan menggabungkan kembali berbagai tipe trafik informasi tersebut (voice, video dan data) dalam format sel berukuran 53 byte melalui saluran fisik yang sama. Proses tersebut dinamakan statistical multiplexing. Masing sel terdiri dari 48 byte payload (berisi informasi) dan 5 byte header (berisi alamat dan routing).

Karakteristik ATM :

  • Pada basis link to link tidak menggunakan proteksi error dan flow control
  • ATM beroperasi pada connection oriented mode
  • Pengurangan fungsi header
  • Lapisan Protokol ATM
  • Panjang filed informasi dalam satu cell relatif kecil

Keuntungan ATM :

ATM mampu menangani semua jenis trafik komunikasi (voice, data, image, video, suara dengan kecepatan tinggi, multimedia dans ebagainya) dalam satu saluran dan dengan kecepatan tinggi). ATM dapat digunakan dalam Local Area Network dan Wide Area Network (WAN).  Dalam pembangunan LAN, penggunaan ATM dapat menghemat biaya karena Pemakai yang akan menghubungkan dirinya dengan system ATM LAN dapat menggunakan adapter untuk menyediakan kecepatan transmisi sesuai dengan bandwidth yang mereka butuhkan.

 

By

Tugas Pertemuan 11

Pertanyaan:

1. Apakah yang dimaksud dengan routing protocols ?

2. Sebutkan Fungsi dari routing protocols !

3. Apakah yang dimaksud dengan automous system ?

4. Sebutkan dan jelaskan karakteristik dari Interior dan Exterior Routing Protocols !

5. Jelaskan cara kerja dari Routing Protocol RIP dan OSPF !

 

Status: selesai

Keterangan: sudah menyelesaikan assignment ini

Bukti:


1. Apakah yang dimaksud dengan routing protocols ?

Routing protokol  adalah berbeda dengan router protokol. Routing protokol adalah komunikasi antara router. Routing protokol mengijinkan router untuk sharing informasi tentang jaringan dan koneksi antar router. Router menggunakan informasi ini untuk membangun dan memperbaiki tabel routingnya. Ada beberapa dynamic routing untuk IP.

Protokol ini didesain untuk mendistribusikan informasi yang secara dinamis mengikuti perubahan kondisi jaringan. Protokol routing mengatasi situasi routing yang kompleks secara cepat dan akurat. Protokol routing didesain tidak hanya untuk mengubah ke rute backup bila rute utama tidak berhasil, namun juga didesain untuk menentukan rute mana yang terbaik untuk mencapai tujuan tersebut. Pengisian dan pemeliharaan tabel routing tidak dilakukan secara manual oleh admin. Router saling bertukar informasi routing agar dapat mengetahui alamat tujuan dan menerima tabel routing. Pemeliharaan jalur dilakukan oleh Routing Dynamic.


2. Sebutkan Fungsi dari routing protocols !

Routing protocol berfungsi sebagai pemelihara / maintenance & meng-update isi routing table.


3. Apakah yang dimaksud dengan automous system ?

Autonomous System (AS) adalah sekelompok network yang berada dibawah satu kontrol kepengurusan (administratif) yang bisa saja seperti ISP atau organisasi perusahaan besar. Interior Gateway Protocol (IGP) merujuk pada routing protocol yang digunakan untuk mengurus satu AS saja. IGP mencakup RIP, IGRP, EIGRP dan OSPF. sedangkan Exterior Gateway Protocol (EGP) mengurus routing antara AS yang berbeda. Border Gateway Protocol (BGP) adalah protokol EGP. BGP digunakan untuk merutekan trafik melalui backbone internet antara AS yang berbeda.


4. Sebutkan dan jelaskan karakteristik dari Interior dan Exterior Routing Protocols !

Karakteristik Interior Routing Protocol

  • Jarak-vektor routing protokol panggilan untuk setiap router mengirim semua atau sebagian dari tabel routing dalam pesan routing-update secara berkala untuk masing-masing router tetangganya. Sebagai routing berproliferasi informasi melalui jaringan, router dapat menghitung jarak ke semua node dalam internetwork.
  • Jarak-vector routing protocol yang sering dibandingkan dengan protokol link-state routing, yang mengirimkan informasi koneksi lokal ke semua node dalam internetwork. Untuk diskusi tentang Open Shortest Path First (OSPF) dan Intermediate System-to-Intermediate System (IS-IS), dua algoritma link popular state routing, lihat masing-masing “Open Shortest Path First (OSPF),” dan “Open System Interconnection ( OSI) Protokol, “.
  • IGRP menggunakan kombinasi (vektor) dari metrik. Internetwork delay, bandwidth, keandalan, dan beban semua faktor dalam keputusan routing. Administrator jaringan dapat mengatur faktor-faktor bobot untuk masing-masing metrik. IGRP menggunakan baik administrator-set atau bobot default untuk secara otomatis menghitung rute yang optimal.

5. Jelaskan cara kerja dari Routing Protocol RIP dan OSPF !

Cara Kerja RIP

  • Host mendengar pada alamat broadcast jika ada update routing dari gateway.
  • Host akan memeriksa terlebih dahulu routing table lokal jika menerima update routing .
  • Jika rute belum ada, informasi segera dimasukkan ke routing table .
  • Jika rute sudah ada, metric yang terkecil akan diambil sebagai acuan.
  • Rute melalui suatu gateway akan dihapus jika tidak ada update dari gateway tersebut dalam waktu tertentu.
  • Khusus untuk gateway, RIP akan mengirimkan update routing pada alamat broadcast di setiap network yang terhubung.

Cara kerja OSPF

OSPF harus membentuk hubungan dulu dengan router tetangganya untuk dapat saling berkomunikasi seputar informasi routing. Untuk membentuk sebuah hubungan dengan router tetangganya, OSPF mengandalkan Hello protocol.

Namun uniknya cara kerja Hello protocol pada OSPF berbeda-beda pada setiap jenis media. Ada beberapa jenis media yang dapat meneruskan informasi OSPF, masing-masing memiliki karakteristik sendiri,  sehingga OSPF pun bekerja mengikuti karakteristik mereka. Media tersebut adalah sebagai berikut:

  • Broadcast Multiaccess

Media jenis ini adalah media yang banyak terdapat dalam jaringan lokal atau LAN seperti misalnya ethernet, FDDI, dan token ring. Dalam kondisi media seperti ini, OSPF akan mengirimkan traffic multicast dalam pencarian router-router neighbour-nya.

  • Point-to-Point

Teknologi Point-to-Point digunakan pada kondisi di mana hanya ada satu router lain yang terkoneksi langsung dengan sebuah perangkat router.

  • Point-to-Multipoint

Media jenis ini adalah media yang memiliki satu interface yang menghubungkannya dengan banyak tujuan. Pada jaringan jenis ini, traffic OSPF juga dikirimkan menggunakan alamat IP multicast.

  • Nonbroadcast Multiaccess (NBMA)

Media berjenis Nonbroadcast multi-access ini secara fisik merupakan sebuah serial line biasa yang sering ditemui pada media jenis Point-to-Point. Namun secara faktanya, media ini dapat menyediakan koneksi ke banyak tujuan, tidak hanya ke satu titik saja.

By

Tugas Pertemuan 11 JR111Z (Jaringan Komputer) – Risa Tria Lestari 1911424620

Pertanyaan :

Silahkan mahasiswa/i memberikan jawaban atas pertanyaan dibawah ini

1. Apakah yang dimaksud dengan routing protocols ?

2. Sebutkan Fungsi dari routing protocols !

3. Apakah yang dimaksud dengan automous system ?

4. Sebutkan dan jelaskan karakteristik dari Interior dan Exterior Routing Protocols !

5. Jelaskan cara kerja dari Routing Protocol RIP dan OSPF !

Status : 100%

Keterangan : sudah dikerjakan

Jawaban :

1. Routing protocols adalah aturan yang digunakan untuk router untuk melakukan komunikasi satu dengan yang lain untuk mendistribusikan informasi yang memungkinkan router untuk memilih jalur antara 2 titik atau pada jaringan komputer.

2. Routing protocols berfungsi untuk mencari rute tersingkat untuk mengirimkan paket data menuju alamat yang dituju.

3. Autonomous System atau yang disingkat AS adalah suatu kelompok yang terdiri dari satu atau lebih IP Prefix yang terkoneksi yang dijalankan oleh satu atau lebih operator jaringan dibawah satu kebijakan routing yang didefinisikan dengan jelas. AS diperlukan bila suatu jaringan terhubung ke lebih dari satu AS yang memiliki kebijakan routing yang berbeda. Contoh yang paling sering dijumpai adalah jaringan yang terhubung kepada dua upstream atau lebih ataupun eXchange Point, peering dengan jaringan lokal pada eXchange Point. Autonomous System Number atau yang disingkat ASN adalah nomor two-byte unik yang diasosiasikan dengan AS. ASN digunakan sebagai pengidentifikasi yang memungkinkan AS untuk saling menukar informasi routing dinamik dengan AS yang lain. Protokol routing eksterior seperti Border Gateway Protocol (BGP) membutuhkan ASN untuk saling bertukar informasi antara jaringan.

4. Karakteristik Interior Gateway Routing Protocol :

  • Menggunakan routing protocol distance vector
  • Metric berdasarkan hop count untuk pemilihan jalur
  • Update Routing dilakukan secara broadcast setiap 30 detik

Karakteristik Exterior Gateway Routing Protocol :

  • Menggunakan algoritma routing distance vektor.Algoritma routing distance vector secara periodik menyalin table routing dari router ke router. Perubahan table routing di update antar router yang saling berhubungan pada saat terjadi perubahan topologi.
  • Digunakan antara ISP dengan ISP dan client-client.
  • Digunakan untuk merutekan trafik internet antar autonomous system.
  • BGP adalah Path Vector routing protocol.Dalam proses menentukan rute-rute terbaiknya selalu mengacu kepada path yang terbaik dan terpilih yang didapatnya dari router BGP yang lainnya.
  • Router BGP membangun dan menjaga koneksi antar-peer menggunakan port nomor 179.
  • Koneksi antar-peer dijaga dengan menggunakan sinyal keepalive secara periodik.
  • Metrik (atribut) untuk menentukan rute terbaik sangat kompleks dan dapat dimodifikasi dengan fleksibel.
  • BGP memiliki routing table sendiri yang biasanya memuat prefiks-prefiks routing yang diterimanya dari router BGP lain

5. Cara Kerja RIP

  • Host mendengar pada alamat broadcast jika ada update routing dari gateway.
  • Host akan memeriksa terlebih dahulu routing table lokal jika menerima update routing .
  • Jika rute belum ada, informasi segera dimasukkan ke routing table .
  • Jika rute sudah ada, metric yang terkecil akan diambil sebagai acuan.
  • Rute melalui suatu gateway akan dihapus jika tidak ada update dari gateway tersebut dalam waktu tertentu.
  • Khusus untuk gateway, RIP akan mengirimkan update routing pada alamat broadcast di setiap network yang terhubung.

Cara kerja OSPF

OSPF harus membentuk hubungan dulu dengan router tetangganya untuk dapat saling berkomunikasi seputar informasi routing. Untuk membentuk sebuah hubungan dengan router tetangganya, OSPF mengandalkan Hello protocol.

Namun uniknya cara kerja Hello protocol pada OSPF berbeda-beda pada setiap jenis media. Ada beberapa jenis media yang dapat meneruskan informasi OSPF, masing-masing memiliki karakteristik sendiri,  sehingga OSPF pun bekerja mengikuti karakteristik mereka. Media tersebut adalah sebagai berikut:

  • Broadcast Multiaccess

Media jenis ini adalah media yang banyak terdapat dalam jaringan lokal atau LAN seperti misalnya ethernet, FDDI, dan token ring. Dalam kondisi media seperti ini, OSPF akan mengirimkan traffic multicast dalam pencarian router-router neighbour-nya.

  • Point-to-Point

Teknologi Point-to-Point digunakan pada kondisi di mana hanya ada satu router lain yang terkoneksi langsung dengan sebuah perangkat router.

  • Point-to-Multipoint

Media jenis ini adalah media yang memiliki satu interface yang menghubungkannya dengan banyak tujuan. Pada jaringan jenis ini, traffic OSPF juga dikirimkan menggunakan alamat IP multicast.

  • Nonbroadcast Multiaccess (NBMA)

Media berjenis Nonbroadcast multi-access ini secara fisik merupakan sebuah serial line biasa yang sering ditemui pada media jenis Point-to-Point. Namun secara faktanya, media ini dapat menyediakan koneksi ke banyak tujuan, tidak hanya ke satu titik saja.