Pertemuan 8

SISTEM PENAMAAN DAN PENGALAMATAN JARINGAN KOMPUTER

 ›Setiap perangkat yang terdapat didalam sebuah lingkungan jaringan harus memiliki identitas agar dapat saling berkomunikasi dengan komputer lain. Biasanya sebuah NOS ( Network Operating Sistem) memiliki protokol –protokol yang menyediakan skema penamaan dan metode pengalamatan yang dapat meningkatkan kinerja dari sistem jaringan. Beberapa diantaranya adalah :›

  • DHCP(Dynamic Host Configuration Protocol)
  • DNS (Domain Name System)

›DHCP(Dynamic Host Configuration Protocol

›Setiap device yang menggunakan TCP/IP pada sebuah sistem jaringan harus memiliki alamat IP yang sah dan bersifat unik. Untuk membantu meringankan masalah dalam menelusuri dan pemasangan alamat IP pada setiap inteface IETF ( Internet Engineering Task Force) telah bekerja sama dengan beberapa vendor perangkat jaringan dengan membangun DHCP.

›Server DHCP merupakan sebuah server yang berfungsi untuk mendistribusikan sekumpulan alamat IP yang sah kepada perangkat yang bertindaksebagai client DHCP. Dengan demikian masing –masing client akan dapat menerima alamat IP yang bersifat unik dan pemasangan alamat IP terhadap client dilakukan secara otomatis. Semua jenis sistem operasi berbasis Microsoft dapat dijadikan sebagai client DHCP.

›DHCP dapat dibangun menggunakan sistem operasi jaringan, salah satunya dengan menggunakan Windows 2000 server, server yang dapat bertindak sebagai DHCP server harus memenuhi syarat berikut :

  • Memiliki layanan DHCP yang telah terinstall
  • Mesin yang bertindak sebagai server DHCP memiliki alamat statik

untuk memahami mengenai apa itu DHCP, silahkan lihat video berikut :

›Cara Kerja DHCP

›DHCP diimplementasikan sebagi sebuah layanan client/server

1.Ketika komputer client diaktivkan, ia akan mengirim pesan permintaan ke server DHCP, permintaan tersebut berisi alamat hardware (MAC Address) dari komputer client

2.Server DHCP yang menerima pesan akan mengirimkan kembli pesan yang berisi menawarkan sebuah alamat IP untuk periode waktu tertentu, alamat –alamat yang ditawarkan oleh server ditandai dan tidak ditawarkan ke client lain selama proses negosiasi berjalan

3.Client akan memilih satu dari penawaran alamat IP yang tersedia, hal ini telah mengindikasikan telah terjadi proses pemilihan alamat IP, dan hal ini pula yang mengijinkan DHCP untuk mengembalikan kumpulan alamat IP yang tidak digunakan, sehingga bisa ditawarkan kembali kepada client lain.

›4.DHCP server kemudian akan mengirimkan pesan sebagai pemberitahuan, yang mengindikasikan bahwa alamat IP, Subnet mask dan durasi penggunaan alamat IP telah resmi digunakan oleh client.

DHCP Process

dhcp process›

DHCP Lifecycle Stages›

  • ›Allocation: Client belum memiliki Active Lease
  • ›Reallocation: Client sudah memiliki IP Address, pada saat client shut down / Restart akan melakukan permintaan IP Address.
  • ›Normal Operation: Pada saat lease sudah actif, client berfungsi secara normal, dengan menggunakan IP Address yang diberikan
  • ›Renewal: setelah beberapa waktu tertentu dimana lease time expired, maka client akan mencontact Server untuk meminta IP Addres
  • ›Rebinding: Apabila proses renewal dengan server yang memberikan IP Address tidak berhasil, maka Client akan mencoba rebind dengan DHCP Server lain yang aktif
  • ›Release: Client melepas IP Address yang diberikan

DHCP Lease Time

dhcp lease time

DHCP Router Script

›Router#

›*Mar 1 00:05:03.927: DHCPD: DHCPDISCOVER received from client 0063.6973.636f.2d

›63.3430.312e.3033.6363.2e30.3030.302d.4661.302f.30 on interface FastEthernet0/0.

›*Mar 1 00:05:03.931: DHCPD: Allocate an address without class information (10.0

›.0.0)

›*Mar 1 00:05:05.931: DHCPD: Sending DHCPOFFER to client 0063.6973.636f.2d63.343

›0.312e.3033.6363.2e30.3030.302d.4661.302f.30 (10.0.0.2).

›*Mar 1 00:05:05.931: DHCPD: broadcasting BOOTREPLY to client c401.03cc.0000.

›*Mar 1 00:05:05.935: DHCPD: DHCPDISCOVER received from client 0063.6973.636f.2d

›63.3430.312e.3033.6363.2e30.3030.302d.4661.302f.30 on interface FastEthernet0/0.

›*Mar 1 00:05:05.935: DHCPD: Sending DHCPOFFER to client 0063.6973.636f.2d63.343

›0.312e.3033.6363.2e30.3030.302d.4661.302f.30 (10.0.0.2).

›*Mar 1 00:05:05.939: DHCPD: broadcasting BOOTREPLY to client c401.03cc.0000.

›*Mar 1 00:05:06.215: DHCPD: DHCPREQUEST received from client 0063.6973.636f.2d6

›3.3430.312e.3033.6363.2e30.3030.302d.4661.302f.30.

›*Mar 1 00:05:06.219: DHCPD: No default domain to append – abort update

›*Mar 1 00:05:06.219: DHCPD: Sending DHCPACK to client 0063.6973.636f.2d63.3430.

›312e.3033.6363.2e30.3030.302d.4661.302f.30 (10.0.0.2).

›*Mar 1 00:05:06.219: DHCPD: broadcasting BOOTREPLY to client c401.03cc.0000.

DNS ( Domain Name System)›

  • ›DNS merupakan sebuah struktur hierarki yang digunakan untuk mengelola nama domain, DNS digunakan pada jaringan internet maupun jaringan private untuk memetakan nama sebuah host dengan sebuah alamat IP.
  • ›Identifikasi yang jelas dari sebuah lokasi host diinternet dikenal dengan “ fully-qualified domain name” yang terdiri atas sebuah top –level domain dan beberapa sub domain yang dikombinasikan untuk membentuk sebuah domain unik.

Silahkan lihat Video ini, untuk membantu memahami mengenai DNS

dns

dns naming system

  • ›example.microsoft.com = FQDN
  • ›.com = Top Level Domain
  • ›microsoft.com = Second Level Domain
  • ›Example.microsoft.com = subdomain
  • ›host-a.example.microsoft.com = host or resource name
  • ›
  • ›Raharja.ac.id = FQDN
  • ›.id = Top Level Domain
  • ›.ac.id = Subdomain
  • ›Raharja.ac.id = subdomain
  • ›raharja.ac.id/programstudi/tid3 = resource name

›

›Pada awalnya terdapat delapan top-level domain yang disepakati

  • ›.com  Commercial Organization
  • ›.edu  educational Organization
  • ›.gov  government Organization
  • ›.mil   military Organization
  • ›.net   networking Organization
  • ›.Og   non-ommercial Organization
  • ›.int   international Organization
  • ›.arpa  advanced projects research agency

›

›Namun seiring dengan ekspansi internet yang mendunia pengidentifikasian selanjutnya di kembangkan berdasarkan geografis, dimana identitas negara disertakan pada top level domain (.id=indonesia, au = australia, my = malaysia, us = united states, uk = united kingdom dll).

›

›Jenis DNS

›DNS server terdiri dari tiga jenis yaitu :

  1. 1.Cache è jenis ini tidak mempuyai data nama-nama host dari domain tertentu ia hanya mencari jawaban dari beberapa DNS server terdekat. Setelah jawaban didapatkan, datanya disimpan dalam cache utuk keperluan mendatang, DNS server cache merupakan yang paling mudah untuk dikonfigurasi.
  2. ›Primary (master) è sesuai dengan namanya primary adalah pemegang daftar lengkap dari sebuah domain yang dikelolanya. Server ini memegang otoritas penuh atas domainnya. Misalkan server kmps.raharja.ac.id memegang otoritas penuh atas domain *.raharja.ac.id. Otoritas penuh disini berarti server ini yang bertanggung jawab untuk ditanya nama-nama host berdomain raharja.ac.id dan sub-sub domain dibawahnya, selain itu hanya server ini yang dapat membuat sub-domain dibawah raharja.ac.id
  3. Secondary (slave) è server ini adalah backup dari primary server. Sama seperti primary. Secondary juga memuat daftar lengkap sebuah domain. Hubungan antara primary dan secondary ini kurang lebih seperti mirror. Bila ada perubahan diprimary server, secondary terus mengikutinya secara periodik. Oleh karena, secondary memerlukan izin dari primary untuk melakukan sinkronisasi ini. sinkronisasi ini lazimnya disebut sebagai zona transfer, secondary diperlukan sebagai backup bila primary crash atau sibuk dan untuk mempermudah pendelegasian.

    ›

    ›dns process

    ›

    ›

›

›

Untuk memulai pertemuan 8, silahkan anda klik link berikut

pertemuan8

60 Responses to Pertemuan 8

Leave a Reply